Bertahan di Tengah Kesendirian, Ibu Kunteng dan Bapak Djasmin di Pinang Ranti Terima Bantuan Sembako

Jumat, 2 Oktober 2026. Pukul 12 : 39 WIB

Pada Rabu, 30 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako kepada dua warga lanjut usia di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang menjalani kehidupan sehari-hari dengan kondisi yang serba terbatas.

Salah satunya adalah Kunteng, 59 tahun. Setelah tidak lagi memiliki suami, Kunteng menjalani hari-harinya seorang diri. Ia memiliki empat anak yang masing-masing telah berumah tangga. Kesibukan dan keadaan membuat anak-anaknya jarang berkunjung.

Dalam kesehariannya, Kunteng mengalami gangguan jiwa ringan. Meski begitu, ia tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan memulung botol-botol plastik. Penghasilan dari memulung tentu tidak selalu sama setiap hari, sehingga kebutuhan makan dan kebutuhan sehari-hari harus disesuaikan dengan apa yang didapat.

Di tempat yang tidak jauh, bantuan juga diserahkan kepada Djasmin, 66 tahun, yang kini tinggal sendirian setelah istrinya meninggal dunia. Djasmin memiliki empat anak yang sudah berkeluarga, namun mereka juga jarang datang berkunjung.

Untuk menjalani kehidupan sehari-hari, Djasmin aktif menjadi pengurus mushola di lingkungannya. Dari mushola tersebut, ia juga kerap mendapatkan bantuan makanan. Peran sederhana yang dijalankannya di mushola menjadi salah satu aktivitas yang masih bisa ia lakukan di tengah kehidupannya yang kini lebih banyak dijalani sendiri.

Melalui penyerahan bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan bahan pangan Kunteng dan Djasmin dapat sedikit terbantu. Paket sembako yang diberikan terdiri dari beras 5 kilogram, minyak 2 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kilogram, garam 400 gram, 1 kaleng sarden, 1 kaleng susu kental manis, serta 3 bungkus biskuit Regal.

Bagi sebagian orang, isi paket tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang harus menjalani hari dengan penghasilan yang tidak menentu atau mengandalkan bantuan dari lingkungan sekitar, bahan pangan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan makan selama beberapa waktu.

Kegiatan penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari kepedulian bersama yang terus berjalan. Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak-pihak yang telah ikut berkontribusi dalam setiap bantuan yang disalurkan. Dukungan tersebut menjadi bagian penting sehingga bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk para lansia yang hidup dalam keterbatasan.

Semoga bantuan yang telah diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan Kunteng dan Djasmin dalam menjalani hari-hari mereka.