Berpenghasilan Rp45 Ribu per 1,5 Hari, Witmiyati Tetap Bekerja Sambil Merawat Cucu

Jumat, 23 Oktober 2026. Pukul 18 : 35 WIB

Pada Jumat, 23 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Tangerang, yaitu Witmiyati, 63 tahun, dan Orok, 85 tahun. Keduanya menghadapi keterbatasan ekonomi dan masih berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan dukungan keluarga yang terbatas.

Witmiyati Menjahit Busa Helm untuk Menghidupi Keluarga dan Merawat Cucu

Witmiyati merupakan seorang lansia yang sudah tidak memiliki suami. Ia memiliki tiga anak dan kini masih berusaha mencari penghasilan melalui pekerjaan menjahit busa bagian dalam helm.

Dari pekerjaan tersebut, Witmiyati memperoleh upah sekitar Rp45 ribu untuk setiap satu setengah hari kerja. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus merawat cucunya.

Dengan pendapatan yang terbatas, Witmiyati harus membagi penghasilannya untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Meski sudah memasuki usia senja, ia tetap bekerja agar kebutuhan keluarga yang menjadi tanggung jawabnya dapat terus terpenuhi.

Bagi Witmiyati, penghasilan dari menjahit menjadi sumber penting untuk menjalani hari-hari. Namun, ketika kebutuhan semakin banyak, pendapatan tersebut tentu harus dikelola dengan cermat.

Orok Berusia 85 Tahun dan Tinggal Bersama Anak yang Memulung

Penerima bantuan berikutnya adalah Orok, seorang lansia berusia 85 tahun yang telah kehilangan suami dan dua anaknya. Dari tujuh anak yang dimilikinya, lima masih hidup dan semuanya sudah berkeluarga.

Saat ini, Orok tinggal bersama salah satu anaknya yang bekerja sebagai pemulung. Penghasilan anaknya tidak menentu dan tidak selalu dapat digunakan untuk memberikan uang kepada Orok. Meski begitu, anak tersebut sering membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Di usia yang sudah sangat lanjut, kebutuhan pangan menjadi salah satu hal penting bagi Orok. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sangat berarti bagi dirinya.

Dukungan dari anak yang tinggal bersamanya membantu Orok menjalani keseharian. Namun, keterbatasan penghasilan membuat kebutuhan rumah tangga tetap harus disesuaikan dengan kemampuan yang ada.

Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Pangan

Melalui kegiatan sosial ini, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako kepada Witmiyati dan Orok. Masing-masing paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 1,8 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 500 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.

Bantuan ini diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan meringankan sebagian pengeluaran sehari-hari kedua lansia tersebut. Tambahan bahan pangan menjadi dukungan penting bagi mereka yang masih menghadapi keterbatasan penghasilan dan kebutuhan keluarga.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Dukungan yang diberikan membantu menyalurkan bantuan kepada para lansia yang membutuhkan perhatian dan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.