Jumat, 23 Oktober 2026. Pukul 19 : 32 WIB
Pada Jumat, 23 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Tangerang, yaitu Amrih, 70 tahun, dan Nurhayati, 66 tahun. Keduanya masih berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan penghasilan terbatas, sementara bantuan dari keluarga belum selalu dapat diandalkan.
Amrih Mengandalkan Hasil Memulung untuk Bertahan Hidup


Amrih merupakan seorang lansia yang sudah tidak memiliki istri. Ia memiliki dua anak yang telah berkeluarga. Anak-anaknya sesekali datang berkunjung, tetapi tidak selalu memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Di usia 70 tahun, Amrih masih bekerja sebagai pemulung untuk mendapatkan penghasilan. Dari kegiatan tersebut, ia memperoleh sekitar Rp15 ribu per hari. Pendapatan yang terbatas ini harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan dan keperluan sehari-hari.
Dengan penghasilan yang tidak seberapa, Amrih perlu mengatur pengeluaran dengan cermat. Meski anak-anaknya masih sesekali berkunjung, ia tetap mengandalkan hasil memulung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Nurhayati Bekerja sebagai Kuli Cuci dan Tukang Urut


Penerima bantuan berikutnya adalah Nurhayati, seorang perempuan berusia 66 tahun yang masih tinggal bersama suaminya. Ia memiliki empat anak yang semuanya sudah berkeluarga, tetapi mereka belum dapat memberikan bantuan secara rutin.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, Nurhayati bekerja sebagai kuli cuci dan tukang urut. Dari pekerjaan tersebut, ia memperoleh penghasilan sekitar Rp150 ribu per minggu.
Sementara itu, suaminya bekerja sebagai tukang parkir dengan penghasilan yang tidak menentu. Suaminya juga pernah mengalami depresi dan masalah kesehatan jiwa, sehingga kehidupan keluarga mereka memiliki tantangan tersendiri.
Dengan penghasilan yang terbatas dari kedua pekerjaan tersebut, kebutuhan sehari-hari harus diatur sesuai kemampuan. Nurhayati tetap berusaha bekerja untuk membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Pangan

Melalui kegiatan sosial ini, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako kepada Amrih dan Nurhayati. Masing-masing paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 1,8 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 500 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.
Bantuan ini diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan meringankan sebagian pengeluaran sehari-hari kedua lansia tersebut. Tambahan bahan pangan menjadi bentuk dukungan yang bermanfaat, terutama ketika penghasilan mereka terbatas dan bantuan keluarga tidak selalu tersedia.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Kepedulian yang diberikan membantu menyalurkan bantuan kepada para lansia yang masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar di tengah keterbatasan ekonomi.

