Sabtu, 31 Oktober 2026. Pukul 19 : 11 WIB
Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua warga penyandang disabilitas, yaitu Neneng Susanti dan Boin. Keduanya menjalani kehidupan dengan kondisi dan tantangan yang berbeda, sementara dukungan keluarga serta penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masih sangat terbatas.
Neneng Susanti Tinggal Bersama Kakak yang Bekerja sebagai Pemulung dan Kuli Cuci


Neneng Susanti merupakan seorang perempuan yang memiliki kondisi perkembangan dan pola perilaku yang masih menyerupai anak-anak. Menurut keterangan keluarga, kondisi tersebut disebut sebagai Peter Pan syndrome.
Saat ini, Neneng tinggal bersama salah satu kakaknya yang bekerja sebagai kuli cuci sekaligus pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Penghasilan dari kedua pekerjaan tersebut masih terbatas dan harus digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Neneng juga memiliki saudara lainnya, tetapi mereka sudah tinggal terpisah dan tidak memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan kondisi tersebut, Neneng sangat bergantung pada dukungan kakaknya yang selama ini merawat dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Boin Tetap Berjualan Ayam dan Ikan Meski Mengalami Stroke dan Polio


Penerima bantuan berikutnya adalah Boin, seorang pemuda yang mengalami stroke dan polio. Dalam menjalani kesehariannya, Boin mendapatkan perawatan dari ibunya yang saat ini tidak bekerja.
Meski memiliki keterbatasan kondisi fisik, Boin tetap berusaha mendapatkan penghasilan dengan berjualan ayam dan ikan. Namun, usaha tersebut belum memberikan pemasukan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Boin juga memiliki seorang kakak, tetapi kini sudah jarang pulang. Karena itu, kebutuhan sehari-hari dan perawatan Boin lebih banyak menjadi tanggung jawab ibunya.
Di tengah keterbatasan tersebut, Boin masih berusaha mencari penghasilan sesuai kemampuannya. Dukungan berupa bantuan bahan pangan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan sedikit meringankan beban ibunya yang selama ini merawatnya.
Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Sehari-hari

Melalui kegiatan sosial ini, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako dengan jumlah beras yang disesuaikan untuk masing-masing penerima bantuan.
Neneng Susanti menerima paket beras 5 kg, sedangkan Boin menerima beras 10 kg. Selain beras, masing-masing paket berisi minyak goreng 2 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 400 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan meringankan sebagian pengeluaran sehari-hari. Khususnya bagi keluarga yang memiliki anggota dengan kebutuhan perawatan dan keterbatasan penghasilan.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Dukungan yang diberikan membantu menjangkau masyarakat yang membutuhkan perhatian, termasuk penyandang disabilitas dan keluarga yang masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

