Kamis, 22 Oktober 2026. Pukul 17 : 03 WIB
Pada Kamis, 22 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada Muhammad Akbar, 57 tahun, dan Manih, 70 tahun. Keduanya menghadapi keterbatasan ekonomi dan masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Muhammad Akbar Berjualan Pewangi, Istri Mengandalkan Hasil Memulung


Muhammad Akbar berusia 57 tahun dan tinggal bersama istrinya. Pasangan ini belum memiliki anak sendiri. Mereka pernah mengangkat seorang anak, tetapi anak tersebut kemudian dibawa kembali oleh orang tua kandungnya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Muhammad Akbar berjualan pewangi. Namun, dagangannya tidak selalu laku sehingga penghasilannya tidak menentu. Ketika berjualan di jalan, terkadang ada orang yang memberikan uang kepadanya sebagai bantuan.
Sementara itu, istrinya bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan sekitar Rp10 ribu per hari. Pendapatan yang terbatas dari pekerjaan mereka membuat kebutuhan sehari-hari harus dipenuhi dengan sangat hati-hati.
Dengan penghasilan yang tidak menentu, kebutuhan pangan menjadi salah satu hal yang perlu mereka upayakan setiap hari. Bantuan sembako diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan meringankan sebagian pengeluaran rumah tangga mereka.
Manih Sering Kesulitan Makan di Usia 70 Tahun


Penerima bantuan berikutnya adalah Manih, seorang perempuan berusia 70 tahun yang tinggal bersama adiknya. Adiknya juga sedang sakit dan belum berkeluarga, sehingga kondisi mereka menjadi tantangan tersendiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Manih sering mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makan. Dalam kondisi tersebut, ia harus bergantung pada bantuan orang lain atau kakaknya untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup.
Keterbatasan yang dialami membuat kebutuhan pangan menjadi persoalan penting bagi Manih dan adiknya. Ketika bantuan tidak tersedia, mereka menghadapi kesulitan untuk memastikan kebutuhan makan sehari-hari dapat terpenuhi.
Melalui bantuan sembako ini, diharapkan Manih memiliki tambahan persediaan bahan makanan sehingga kebutuhan pangan dirinya dan adiknya dapat sedikit terbantu.
Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Pangan

Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako dengan jumlah beras yang disesuaikan untuk masing-masing penerima. Muhammad Akbar menerima beras 5 kg, sedangkan Manih menerima beras 10 kg.
Selain beras, setiap paket bantuan berisi minyak goreng 2 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 400 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah persediaan makanan bagi Muhammad Akbar dan istrinya, serta Manih dan adiknya. Dengan adanya tambahan bahan pangan, sebagian kebutuhan sehari-hari mereka diharapkan dapat lebih terbantu di tengah keterbatasan ekonomi.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Dukungan yang diberikan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

