Senin, 10 Agustus 2026. Pukul 15 : 01 WIB
Bagi sebagian lansia, masa tua belum menjadi waktu untuk berhenti bekerja. Keterbatasan ekonomi membuat mereka tetap berusaha mencari penghasilan, meski kemampuan fisik sudah tidak seperti dulu.
Pada kesempatan penyaluran bantuan di Jl. Rawa Bebek, Kolong Tol, RT/RW 011/011, Penjaringan, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako kepada dua lansia, yaitu Bapak Baco dan Ibu Turinah.
Keduanya menjalani kehidupan dengan kondisi yang berbeda, namun memiliki satu kesamaan: tetap berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan kemampuan yang mereka miliki.
Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima terdiri dari:
- Beras 5 kilogram
- Minyak goreng 2 liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 kilogram
- Garam 500 gram
- Sarden 1 kaleng
- Susu kental manis 1 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
Baco, Hidup Seorang Diri dan Berjualan Kopi


Bapak Baco, berusia 69 tahun, hidup seorang diri. Ketiga anaknya sudah berkeluarga, namun tidak memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Untuk bertahan hidup, Pak Baco berjualan kopi di dalam gang. Dari usaha tersebut, ia hanya memperoleh pemasukan sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per hari.
Dengan penghasilan yang sangat terbatas, Pak Baco tetap berusaha menjalankan usaha sederhananya untuk memenuhi kebutuhan makan dan keperluan sehari-hari.
Turinah, Tetap Bekerja di Usia 78 Tahun


Sementara itu, Ibu Turinah, berusia 78 tahun, masih tinggal bersama anak, menantu, dan cucunya.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, Ibu Turinah masih bekerja sebagai tukang bungkus paperbag dari sebuah pabrik. Pekerjaan tersebut dilakukan bersama anaknya dan menghasilkan sekitar Rp40 ribu per hari.
Penghasilan tersebut menjadi salah satu sumber pemasukan bagi keluarga. Selain dari pekerjaan tersebut, keluarga juga terbantu oleh menantu Ibu Turinah yang bekerja sebagai tukang tambal ban.
Meski sudah berusia lanjut, Ibu Turinah masih berusaha bekerja sesuai kemampuannya untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Bantuan untuk Meringankan Kebutuhan Pangan
Melalui penyaluran bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan Bapak Baco dan Ibu Turinah dapat sedikit terbantu.
Bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak, telur, mie instan, sarden, susu, dan biskuit diharapkan dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kisah Baco dan Turinah menjadi gambaran bahwa masih banyak lansia yang tetap bekerja karena kondisi ekonomi. Dengan kemampuan yang ada, mereka terus berusaha agar kebutuhan hidup tetap dapat terpenuhi.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dukungan tersebut memungkinkan bantuan terus disalurkan kepada lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga yang membutuhkan.
Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Bapak Baco dan Ibu Turinah, serta membantu meringankan kebutuhan mereka dalam menjalani hari-hari di usia lanjut.

