Bantuan Sembako untuk Dua Lansia yang Masih Bekerja di Usia Senja

Jumat, 14 Agustus 2026. Pukul 12 : 38 WIB

Di usia yang sudah lanjut, kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi. Tiga lansia di Rawa Bebek ini masih bekerja dengan kemampuan yang mereka miliki, meski penghasilan yang diperoleh sangat terbatas dan tidak menentu.

Pada Rabu, 12 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada tiga lansia di kawasan Rawa Bebek.

Ketiganya adalah Ibu Kurniati Ningsih, Ibu Meliana, dan Ibu Tarisah. Masing-masing menjalani kehidupan dengan kondisi yang berbeda, tetapi sama-sama menghadapi keterbatasan ekonomi di usia lanjut.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan terdiri dari:

  • Beras 5 kilogram untuk Ibu Kurniati
  • Beras 10 kilogram untuk Ibu Tarisah
  • Minyak goreng 2 liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 kilogram
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Ibu Kurniati, Tetap Berjualan Sayur di Usia 67 Tahun

Ibu Kurniati Ningsih, berusia 67 tahun, hidup seorang diri di sebuah kontrakan petak.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Kurniati masih berjualan sayur keliling. Namun, penghasilannya hanya sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per hari.

Dengan tinggal seorang diri dan mengandalkan pemasukan dari usaha kecil tersebut, Ibu Kurniati harus mengatur kebutuhan sehari-hari dengan sangat terbatas.

Ibu Tarisah, Berjualan Kopi di Usia 80 Tahun

Sementara itu, Ibu Tarisah, berusia 80 tahun, tinggal di sebuah gubuk kecil bersama suaminya yang telah berusia 85 tahun.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, keduanya masih mengandalkan usaha sederhana dengan berjualan kopi. Penghasilan yang diperoleh sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per hari.

Anak-anak mereka tinggal jauh dan tidak memberikan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Ibu Tarisah dan suaminya tetap berusaha menjalankan usaha kecil tersebut meskipun sudah lanjut usia.

Bantuan untuk Meringankan Kebutuhan Sehari-hari

Melalui penyaluran bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan ketiga lansia tersebut dapat sedikit terbantu.

Bantuan berupa beras, minyak, telur, mie instan, sarden, susu, garam, dan biskuit diharapkan dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran mereka untuk kebutuhan sehari-hari.

Kisah Ibu Kurniati, Ibu Meliana, dan Ibu Tarisah menunjukkan bahwa masih banyak lansia yang harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ada yang berjualan sayur, menjadi tukang urut, hingga berjualan kopi bersama pasangan di usia yang sudah lanjut.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dukungan tersebut membantu bantuan dapat terus menjangkau lansia dan masyarakat yang membutuhkan.

Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Ibu Kurniati, Ibu Meliana, dan Ibu Tarisah, serta membantu meringankan kebutuhan pangan mereka. Semoga ketiganya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.