Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Kota Padang, Evakuasi Warga Dilakukan dengan Perahu

Selasa, 4 Agustus 2026. Pukul 11 : 21 WIB

Tim petugas gabungan mengevakuasi warga penyintas banjir di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (3/8/2026). (Foto: BPBD Kota Padang)

( Dokumentasi : Tim petugas gabungan mengevakuasi warga penyintas banjir di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (3/8/2026). Foto bersumber dari situs BPBD. )

Hujan Deras Sejak Siang Picu Genangan di Sejumlah Permukiman, Pendataan Korban Masih Berlangsung

Padang, Sumbar – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, sejak sekitar pukul 11.00 hingga 17.00 WIB pada Senin, 3 Agustus 2026, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Kota Padang, banjir berdampak di tiga kecamatan, yaitu Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung.

Tim gabungan dari BPBD bersama unsur pemerintah daerah segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga menggunakan perahu serta melakukan kaji cepat dan pendataan terhadap dampak bencana. Hingga Senin malam, hujan masih mengguyur sebagian wilayah dan genangan di beberapa titik belum sepenuhnya surut.

Tiga Kecamatan Terdampak Banjir

BNPB: Banjir di Padang Hanyutkan Kendaraan

( Dokumentasi : Tim gabungan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Padang pada Senin (3/8). Foto bersumber dari situs BPBD. )

Banjir menggenangi sejumlah kawasan permukiman di:

  • Kecamatan Kuranji: Kelurahan Lapau Munggu, Kompleks Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik.
  • Kecamatan Koto Tangah: Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri.
  • Kecamatan Bungus Teluk Kabung: Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.

Selain merendam permukiman, banjir juga sempat menggenangi area Rumah Sakit Siti Rahmah di kawasan Jalan Bypass KM 15, sehingga aktivitas di sekitar lokasi ikut terdampak.

Evakuasi Warga dan Pendataan Masih Berlangsung

BPBD Kota Padang bergerak cepat bersama instansi terkait untuk mengevakuasi warga yang berada di lokasi terdampak menggunakan perahu polietilen. Petugas juga melakukan pemantauan kondisi lapangan, pendataan kerugian, dan koordinasi untuk penanganan lanjutan. BNPB menyampaikan bahwa hingga laporan awal diterbitkan, pendataan korban jiwa maupun kerugian materiil masih berlangsung sehingga angka resmi belum dapat dipastikan.

Dampak Sementara

BNPB juga melaporkan bahwa arus banjir di beberapa titik menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan, sementara proses pendataan terhadap dampak pada rumah dan infrastruktur masih dilakukan oleh BPBD Kota Padang.

Harapan dan Doa

Banjir yang melanda Kota Padang menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama di wilayah yang rawan genangan saat hujan berintensitas tinggi.

Semoga seluruh warga yang terdampak senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan ketabahan. Harapannya, proses penanganan serta pendataan oleh pemerintah dapat berjalan dengan lancar, kondisi di wilayah terdampak segera pulih, dan langkah-langkah mitigasi terus diperkuat agar risiko banjir serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang.