Sabtu, 6 Juni 2026. Pukul 11 : 36 WIB

( Dokumentasi : 1.992 Rumah Terdampak Banjir di Medan, Foto bersumber dari situs suara )
Hujan Sejak Malam Hari Picu Banjir di Sejumlah Kecamatan Kota Medan
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Medan sejak Kamis malam hingga Jumat, 5 Juni 2026, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Genangan terjadi setelah debit beberapa sungai meningkat dan sistem drainase tidak mampu menampung volume air yang terus bertambah.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pusdalops, banjir melanda sedikitnya empat kecamatan di Kota Medan dan berdampak pada ribuan rumah warga. Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, terutama pada kawasan permukiman yang berada di sekitar aliran sungai dan daerah rendah.
Hampir Dua Ribu Rumah Terdampak Banjir
Data yang dihimpun hingga Jumat, 5 Juni 2026, menunjukkan bahwa:
- 1.992 rumah terdampak banjir
- 30 jiwa mengungsi ke lokasi yang lebih aman
- Banjir terjadi di 4 kecamatan di Kota Medan
- Sejumlah akses lingkungan dan jalan permukiman sempat tergenang
- Aktivitas warga terganggu akibat genangan air yang masuk ke rumah-rumah
Meskipun banjir menyebabkan kerugian material dan gangguan aktivitas masyarakat, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka dalam kejadian ini.
Warga Mulai Membersihkan Rumah Setelah Air Berangsur Surut

( Dokumentasi : 1.992 Rumah Terdampak Banjir di Medan, Foto bersumber dari situs detik )
Setelah debit air mulai menurun di beberapa wilayah, warga mulai membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa lumpur serta material yang terbawa banjir. Petugas BPBD bersama instansi terkait juga melakukan pemantauan di titik-titik yang masih berpotensi mengalami genangan susulan apabila hujan kembali turun.
Pemerintah daerah terus melakukan pendataan dampak untuk memastikan kondisi warga dan fasilitas umum yang terdampak dapat segera ditangani.
Curah Hujan Tinggi Masih Perlu Diwaspadai
Peristiwa ini menjadi salah satu banjir terbesar yang dilaporkan di Sumatera Utara pada awal Juni 2026. Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat menyebabkan peningkatan debit sungai dan memicu genangan di berbagai kawasan permukiman.
Pemerintah daerah bersama BPBD terus memantau kondisi cuaca serta perkembangan tinggi muka air di sejumlah sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Harapan dan Doa
Banjir yang melanda Kota Medan ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan berdampak pada kehidupan masyarakat. Di tengah situasi tersebut, semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalani proses pemulihan.
Harapannya, penanganan pascabanjir dapat berjalan dengan cepat, infrastruktur yang terdampak segera diperbaiki, serta langkah-langkah pengendalian banjir dan pengelolaan drainase dapat terus ditingkatkan agar risiko kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

