Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kota Jambi, Aktivitas Warga Terganggu

Jumat, 19 Juni 2026. Pukul 17 : 38 WIB

Ratusan rumah terendam banjir di beberapa kecamatan di Kota Jambi di antaranya Kota Baru dan Alam Barajo. Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO

( Dokumentasi : Banjir yang terjadi di jambi pada kamis 18 juni, Foto bersumber dari situs Antara )

Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi pada Kamis (18/6/2026) dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Ratusan rumah warga terendam, terutama di Kecamatan Kota Baru dan Kecamatan Alam Barajo. Meski genangan air memasuki permukiman, banyak warga tetap bertahan dan beraktivitas di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

Hujan Deras Picu Genangan di Permukiman Warga

Jambi, Sumut – Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Jambi sejak dini hari. Sejumlah kawasan permukiman di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, dan wilayah Kenali Besar di Kecamatan Alam Barajo menjadi daerah yang terdampak cukup parah. Genangan air masuk ke rumah-rumah warga dan menutupi sebagian jalan lingkungan sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.

Di beberapa lokasi, warga terlihat tetap menjalankan aktivitas di dalam rumah yang terendam air. Sebagian warga harus berjalan menembus genangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling membutuhkan perhatian selama kondisi banjir berlangsung.

Dampak Banjir

Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO

( Dokumentasi : Banjir yang terjadi di jambi pada kamis 18 juni, Foto bersumber dari situs Antara )

Berdasarkan laporan dan dokumentasi lapangan yang dipublikasikan sejumlah media, banjir merendam ratusan rumah di beberapa kecamatan Kota Jambi, terutama Kecamatan Kota Baru dan Alam Barajo. Selain rumah warga, sejumlah ruas jalan lingkungan dan akses permukiman juga terdampak sehingga mobilitas masyarakat terganggu.

Hingga laporan yang dipublikasikan media pada 18–19 Juni 2026, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang meninggal dunia akibat peristiwa banjir tersebut. Namun, ratusan keluarga terdampak harus menghadapi aktivitas sehari-hari yang terganggu akibat genangan air yang masih mengelilingi lingkungan tempat tinggal mereka.

Perlunya Penanganan dan Pemulihan Berkelanjutan

Seorang anak menerobos jalan kawasan permukiman yang terendam banjir di Kenali Asam Bawah, Kota Baru, Jambi, Kamis (18/6/2026). Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO

( Dokumentasi : Banjir yang terjadi di jambi pada kamis 18 juni, Foto bersumber dari situs Antara )

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa tingginya curah hujan yang terjadi bersamaan dengan kondisi drainase yang belum optimal menjadi faktor yang memperparah genangan di beberapa wilayah Kota Jambi. Karena itu, upaya perbaikan dan peningkatan sistem drainase menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko banjir serupa di masa mendatang.

Yayasan Amal Peduli Nusantara turut menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh warga yang terdampak banjir di Kota Jambi. Semoga kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal, serta proses pemulihan berjalan lancar. Diharapkan pula berbagai langkah penanganan dan perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kejadian serupa dapat diminimalkan di kemudian hari.