Senin, 27 April 2026. Pukul 11 : 35 WIB

( Dokumentasi : Aksi Cepat Polda Jambi Tangani Banjir di Merangin dan Sarolangun, Warga Mulai Bersihkan Rumah, foto bersumber dari situs kabarjambikito )
Kab. Merangin, Jambi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Merangin, Jambi, pada Minggu, 26 April 2026, menyebabkan banjir di sejumlah titik dan merendam permukiman warga. Luapan Sungai Batang Tembesi menjadi penyebab utama genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat serta merusak rumah dan fasilitas umum.
Banjir terjadi sejak dini hari dan berdampak cukup besar di wilayah Kecamatan Pamenang Selatan, khususnya di Desa Pulau Bayur dan Desa Selango. Air yang terus naik membuat warga harus waspada dan sebagian melakukan evakuasi sementara demi keselamatan keluarga mereka.

( Dokumentasi : Personil Kepolisian daerah Jambi saat membantu evakuasi korban banjir di Sarolangun dan Merangin, Jambi, Minggu (26/4/2026), foto bersumber dari situs antara )
Di Desa Pulau Bayur, sedikitnya 60 rumah warga terdampak dan sekitar 15 rumah mengalami kerusakan. Total warga terdampak mencapai 82 kepala keluarga atau sekitar 269 jiwa. Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum seperti bangunan sekolah dasar, madrasah, dan taman kanak-kanak juga mengalami kerusakan akibat genangan air dan derasnya arus banjir.
Petugas dari BPBD, aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, membantu evakuasi warga, serta memastikan kondisi tetap aman. Warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan jika curah hujan kembali meningkat.

( Dokumentasi : BANJIR DI MERANGIN – Banjir di Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, akibat luapan air Sungai Batang Tembesi, Minggu (26/4/2026). Lebih 409 rumah terendam air, foto bersumber dari situs tribun )
Bencana ini menjadi pengingat bahwa curah hujan tinggi dan kondisi aliran sungai yang meluap masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Diperlukan perhatian lebih dalam penanganan drainase, penguatan infrastruktur, dan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi ini. Harapan besar juga ditujukan kepada pemerintah agar proses pemulihan dapat berjalan cepat, fasilitas yang rusak segera diperbaiki, dan langkah antisipasi dapat diperkuat sehingga bencana serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

