Sabtu, 7 Maret 2026. Pukul 15 : 11 WIB

( Dokumentasi : Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Provinsi Lampung pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 WIB memicu banjir, foto bersumber dari situs tvrinews )
Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Wilayah
Lampung selatan – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Jumat, 6 Maret 2026, menyebabkan banjir di beberapa permukiman warga. Air yang meluap ke kawasan perumahan membuat aktivitas masyarakat sempat terganggu dan sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekitar 444 kepala keluarga (KK) , 1 warga tewas & 2 warga hilang terdampak banjir yang melanda beberapa wilayah, khususnya di Kecamatan Jati Agung.
Permukiman Warga Tergenang
Banjir terjadi setelah curah hujan tinggi membuat aliran air tidak mampu tertampung oleh saluran yang ada, sehingga meluap dan menggenangi rumah warga.
Beberapa kawasan perumahan yang dilaporkan terdampak antara lain:
- Perumahan Pemda Lampung di Desa Way Hui
- Perumahan Alfa Residen di Desa Karang Sari
- Perumahan Fanis
- Perumahan Diamond di Desa Gedung Harapan
- Perumahan Permata Asri di Desa Karang Anyar
- Wilayah Desa Marga Agung
Ratusan rumah di wilayah tersebut sempat terendam air, sementara puluhan keluarga harus mengungsi sementara untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Satu Warga Dilaporkan tewas
Dalam kejadian ini, satu orang dilaporkan tewas setelah terbawa arus air saat banjir terjadi. Tim gabungan dari BPBD, aparat setempat, dan relawan langsung melakukan pencarian serta evakuasi di lokasi kejadian.
Selain melakukan pencarian korban, petugas juga melakukan pendataan terhadap rumah dan warga yang terdampak untuk memastikan penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Penanganan oleh Pemerintah

( Dokumentasi : Cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat 6 Maret 2026 , foto bersumber dari situs sinarlampung )
Pemerintah daerah bersama BPBD segera turun ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak banjir. Petugas melakukan beberapa langkah penanganan, seperti:
- Evakuasi warga dari area yang tergenang
- Pendataan rumah dan warga terdampak
- Pemantauan kondisi wilayah setelah banjir
- Koordinasi bantuan dan kebutuhan warga
Seiring waktu, kondisi air di beberapa wilayah dilaporkan mulai berangsur surut, namun proses penanganan dan pemulihan tetap dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat.
Doa dan Harapan
Peristiwa banjir ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja dan berdampak pada kehidupan masyarakat.
Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Lampung Selatan. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan dan keadaan dapat segera pulih seperti sediakala.
Harapannya, upaya penanganan yang dilakukan pemerintah dan berbagai pihak dapat membantu masyarakat melewati masa sulit ini serta mengurangi risiko terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

