Kamis, 16 April 2026. Pukul 15 : 06 WIB

( Dokumentasi : Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Provinsi Kalimatan Selatan, pasca hujan dengan intenstas tinggi yang terjadi pada Rabu (15/04). Foto bersumber dari situs BPBD)
Hujan Deras Picu Luapan Air, Permukiman Warga Terendam Sejak Siang Hari
Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan — Banjir melanda Kecamatan Haruyan pada Rabu, 15 April 2026, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Air yang terus meningkat menyebabkan sejumlah desa terendam dan aktivitas warga terganggu.
Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang meningkatkan debit air dari wilayah pegunungan, sehingga sungai tidak mampu menampung aliran air dan meluap ke permukiman warga.
Enam Desa Terdampak, Genangan Masuk ke Permukiman
Wilayah terdampak meliputi:
- Desa Hapulang
- Desa Mangunang
- Desa Mangunang Seberang
- Desa Haruyan
- Desa Haruyan Seberang
- Desa Lokbuntar
Air mulai menggenangi wilayah sejak sekitar pukul 14.00 WITA, dengan ketinggian bervariasi dari beberapa sentimeter hingga masuk ke dalam rumah warga di sejumlah titik.
Dampak Kerusakan: Rumah dan Fasilitas Terdampak

( Dokumentasi : Petugas BPBD HST sedang memantau ketinggian banjir di Haruyan. Foto bersumber dari situs BPBD )
Berdasarkan data BNPB:
- 866 kepala keluarga (±2.876 jiwa) terdampak
- Air masuk ke permukiman warga dan pekarangan rumah
- Sejumlah fasilitas umum ikut terdampak, termasuk tempat ibadah dan fasilitas pendidikan
- Jalan desa dan lingkungan tergenang sehingga aktivitas warga terganggu
Meskipun sebagian genangan tergolong tidak terlalu tinggi (sekitar 5–50 cm di beberapa titik), air yang masuk ke rumah tetap menyebabkan kerusakan pada barang-barang milik warga dan mengganggu kenyamanan tempat tinggal.
Dampak Jiwa: Ribuan Warga Terdampak, Tanpa Korban Meninggal
Dalam kejadian ini:
- ±2.876 jiwa terdampak
- Tidak ada laporan korban jiwa meninggal dunia
- Tidak ada laporan luka berat
Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah sambil memantau kondisi air, sementara aparat setempat melakukan pemantauan dan pendataan.
Harapan untuk Pemulihan dan Pencegahan
Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa wilayah di sekitar aliran sungai dan dataran rendah memiliki risiko tinggi terhadap banjir saat hujan deras terjadi dalam waktu singkat.
Diharapkan proses pemulihan dapat berjalan cepat, serta adanya upaya peningkatan sistem pengelolaan air dan kesiapsiagaan masyarakat ke depan, agar dampak bencana dapat diminimalkan.
Doa dan harapan terbaik bagi seluruh warga terdampak, semoga kondisi segera membaik dan kehidupan dapat kembali berjalan dengan normal.

