Banjir Rendam Desa Paluh Kemiri di Deli Serdang, Lebih dari Seratus Warga Terdampak

Senin, 6 Juli 2026. Pukul 12 : 18 WIB

sungai_batu_gingging_meluap_puluhan_hektar_sawah_milik_warga_tanjung_morawa_terendam

( Dokumentasi : Banjir merendam puluhan hektar tanaman padi warga di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Tanjung Morawa. Foto bersumber dari situs Mistar )

Deli Serdang, Sumatera Utara — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Deli Serdang menyebabkan banjir melanda Desa Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam, pada Sabtu, 4 Juli 2026, sekitar pukul 04.35 WIB. Luapan air sempat menggenangi kawasan permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat pada pagi hari.

Berdasarkan laporan perkembangan penanganan bencana, banjir tersebut berdampak kepada 27 kepala keluarga (KK) atau 108 jiwa. Meski menyebabkan genangan di kawasan permukiman, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka hingga laporan terakhir diterbitkan.

Hasil asesmen sementara juga menunjukkan tidak ada laporan rumah yang mengalami kerusakan, baik rusak ringan, sedang, maupun berat. Dampak utama yang dirasakan masyarakat berupa genangan air yang masuk ke lingkungan permukiman dan menghambat aktivitas warga selama banjir berlangsung.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Deli Serdang segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, memantau kondisi di lapangan, serta memonitor perkembangan debit air. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak apabila curah hujan kembali meningkat.

Banjir Deli Serdang Holopis

( Dokumentasi : Banjir Hingga Angin Kencang Landa Deli Serdang. Foto bersumber dari situs Holopis )

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa curah hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi menyebabkan banjir, terutama di wilayah yang berada di dataran rendah atau memiliki sistem drainase yang terbatas. Penguatan infrastruktur pengendali banjir, pemeliharaan saluran air, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko dampak bencana pada masa mendatang.

Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalani proses pemulihan. Besar harapan agar kondisi lingkungan segera kembali normal, penanganan yang dilakukan pemerintah berjalan dengan baik, serta upaya mitigasi banjir terus ditingkatkan sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa yang akan datang.