Banjir Melanda Tiga Kecamatan di Kota Medan, 1.500 Warga Terdampak

Sabtu, 13 Juni 2026. Pukul 11 : 21 WIB 

Tiga Kecamatan di Medan Terendam Banjir, Pusdalops Sumut Sebut Ada 1.500 Warga Terdampak

( Dokumentasi : Tiga Kecamatan di Medan Terendam Banjir, 1.500 Warga Terkena Dampak , Foto bersumber dari situs Jpnn )

Hujan Deras Dini Hari Rendam Permukiman, Ratusan Kepala Keluarga Terdampak

Medan, Sumut – Kota Medan kembali menghadapi bencana banjir setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Jumat dini hari, 12 Juni 2026. Banjir yang terjadi sekitar pukul 03.10 WIB merendam sejumlah kawasan permukiman dan berdampak pada sedikitnya 1.500 warga di tiga kecamatan.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara, wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Medan Johor, Kecamatan Medan Maimun, dan Kecamatan Medan Selayang. Kecamatan Medan Johor menjadi daerah dengan jumlah warga terdampak terbanyak, yakni sekitar 800 jiwa atau 250 kepala keluarga. Sementara itu, Kecamatan Medan Maimun tercatat sebanyak 506 jiwa atau 122 kepala keluarga terdampak, dan Kecamatan Medan Selayang sebanyak 194 jiwa atau 80 kepala keluarga.

Selain mengganggu aktivitas masyarakat, banjir juga menyebabkan sejumlah rumah warga terendam air. Meski data rinci kerusakan rumah masih dalam proses pendataan oleh pemerintah setempat, genangan yang masuk ke kawasan permukiman menyebabkan warga harus menghadapi kerusakan perabotan rumah tangga serta terganggunya aktivitas sehari-hari.

Kabar baiknya, hingga laporan terakhir diterbitkan, tidak terdapat korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa ini. Pemerintah Kota Medan bersama BPBD dan instansi terkait juga telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pemantauan kondisi sungai dan daerah rawan banjir, menyiapkan peralatan evakuasi, memberikan imbauan kepada masyarakat, hingga menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Banjir yang kembali terjadi ini menjadi pengingat pentingnya upaya mitigasi dan perbaikan sistem pengendalian banjir di kawasan perkotaan. Curah hujan tinggi yang terjadi dalam waktu singkat dapat dengan cepat meningkatkan risiko genangan di wilayah padat penduduk.

Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menghadapi situasi ini. Harapan juga disampaikan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Selain itu, berbagai langkah evaluasi dan perbaikan infrastruktur pengendalian banjir diharapkan dapat terus dilakukan oleh pemerintah dan pihak terkait guna mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.