Banjir Kembali Melanda Tangerang, Ratusan Rumah Terendam dan Warga Mengungsi

Senin, 20 April 2026. Pukul 17 : 12 WIB

( Dokumentasi : Kondisi jembatan yang menghubungkan Depok dengan Pondok Cabe, Tangerang Selatan terputus akibat Kali Pesanggrahan meluap di Jalan Bandung, perbatasan Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat, 20 April 2026. Foto bersumber dari situs tempo )

Luapan Sungai Cimanceri Rendam Tiga Kecamatan, Air Capai Lebih dari 1 Meter

Tangerang, Banten — Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang pada Minggu, 19 April 2026, setelah hujan deras menyebabkan meluapnya aliran Sungai Cimanceri.

Air yang terus meningkat merendam permukiman warga di beberapa kecamatan, terutama di wilayah dataran rendah dan dekat aliran sungai.


Tiga Kecamatan Terdampak

Wilayah terdampak meliputi:

  • Kecamatan Jambe
  • Kecamatan Pagedangan
  • Kecamatan Legok

Desa yang terdampak antara lain:

  • Sukamanah
  • Karang Tengah
  • Cirarab

Ketinggian air bervariasi antara 40 cm hingga 1,2 meter, dengan beberapa titik mengalami genangan cukup tinggi.


Dampak Kerusakan: Ratusan Rumah Terendam

( Dokumentasi : Situasi banjir yang kembali melanda 3 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, Minggu 19 April 2026. Foto bersumber dari situs RRI )

Data sementara mencatat:

  • 252 rumah terendam banjir
  • Air masuk ke dalam rumah dan merusak perabotan
  • Aktivitas warga terganggu
  • Beberapa wilayah sulit diakses saat genangan tinggi

Kerusakan yang terjadi sebagian besar berupa dampak genangan air pada bangunan dan isi rumah.


Dampak Jiwa: Lebih dari Seribu Warga Terdampak

Dalam kejadian ini:

  • 311 KK (±1.117 jiwa) terdampak
  • Sekitar 450 jiwa mengungsi ke tempat aman
  • Tidak ada laporan korban jiwa meninggal dunia

Sebagian warga harus meninggalkan rumah sementara waktu karena genangan air yang cukup tinggi.


Kondisi dan Penanganan

Petugas melakukan pemantauan dan evakuasi di beberapa titik terdampak. Warga yang mengungsi ditempatkan di lokasi aman hingga kondisi memungkinkan untuk kembali.


Harapan untuk Pemulihan dan Penanganan ke Depan

Banjir ini menjadi pengingat bahwa wilayah di sekitar aliran sungai memiliki risiko tinggi saat hujan deras terjadi dalam waktu singkat.

Diharapkan proses pemulihan dapat berjalan cepat, serta adanya langkah penanganan yang lebih baik dalam pengelolaan aliran sungai dan sistem drainase, agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Doa dan harapan terbaik bagi seluruh warga terdampak, semoga kondisi segera membaik dan kehidupan dapat kembali berjalan seperti semula.