Banjir di Nunukan Kembali Rendam Permukiman, Luapan Sungai Sembakung Ganggu Aktivitas Warga

Kamis, 30 Juli 2026. Pukul 11 : 09 WIB

Hujan Deras Selama Beberapa Hari Picu Banjir di Kecamatan Sembakung, Sejumlah Warga Mengungsi

https://images.openai.com/static-rsc-4/0k2FHpJq-BC-PmNa7jzzsl0wIHXznF2yMAw9_GXXFDhenFkOISsDF5fxwnlPE5GVEwAlB2DFWvjDL9xvCs3Lx6vrPue6_7F4bSbtYLAwrPF7EoE6m4PATLuf9z3DUpnOpbgfW_0irCK_XWTrWAoEIL4Sg4Tj1bjNFEGEuvBSNv_TlmyrQiO18m2EgG6UGRvF?purpose=fullsize

( Dokumentasi : Tim BPBD mencoba mengevakuasi warga yang terdampak. Foto bersumber dari situs Pusaranmedia )

Sembakung, Kaltara – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Sembakung selama beberapa hari menyebabkan banjir kembali melanda Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada periode 27–29 Juli 2026. Meluapnya Sungai Sembakung mengakibatkan air masuk ke sejumlah desa dan merendam permukiman warga, sehingga aktivitas masyarakat serta transportasi sungai terganggu. Proses pendataan dan penanganan dilakukan oleh BPBD bersama pemerintah daerah dan aparat setempat.

Ratusan Rumah Terendam di Sejumlah Desa

Berdasarkan rangkuman dari berbagai laporan daerah, banjir merendam beberapa desa di Kecamatan Sembakung dengan ketinggian air yang bervariasi. Genangan menyebabkan rumah warga, jalan lingkungan, serta sejumlah fasilitas umum terdampak.

Dampak yang dilaporkan meliputi:

  • Ratusan rumah warga terendam banjir di beberapa desa Kecamatan Sembakung.
  • Sejumlah warga mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat maupun lokasi yang lebih aman.
  • Aktivitas masyarakat, termasuk transportasi menggunakan jalur sungai, sempat terganggu akibat tingginya debit air.
  • Beberapa akses jalan lingkungan sulit dilalui selama banjir masih berlangsung.
  • Tidak terdapat laporan resmi mengenai korban meninggal dunia maupun korban luka hingga akhir periode pelaporan.

Data Korban dan Kerusakan

Hingga laporan yang tersedia pada akhir Juli 2026, pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap dampak banjir. Oleh karena itu, beberapa rincian belum dipublikasikan secara resmi.

DampakKeterangan
Rumah terdampakRatusan rumah
Kepala Keluarga (KK)Masih dalam pendataan
Jiwa terdampakMasih dalam pendataan
Korban meninggalTidak dilaporkan
Korban lukaTidak dilaporkan
Rumah rusak beratTidak dilaporkan
PengungsiSejumlah warga mengungsi ke tempat yang lebih aman

Catatan: Hingga laporan yang tersedia, BPBD dan pemerintah daerah belum merilis angka resmi mengenai jumlah KK maupun jiwa terdampak, sehingga angka tersebut sebaiknya tidak dicantumkan agar tetap sesuai dengan data yang telah terverifikasi.

Penanganan Terus Dilakukan

Petugas BPBD bersama aparat kecamatan dan pemerintah desa terus memantau tinggi muka air Sungai Sembakung serta melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak. Setelah debit air mulai berangsur turun, warga mulai membersihkan rumah dan lingkungan dari lumpur maupun material yang terbawa banjir.

Harapan dan Doa

Banjir yang kembali melanda Kecamatan Sembakung menjadi pengingat bahwa wilayah di sepanjang aliran Sungai Sembakung masih memiliki kerentanan tinggi terhadap luapan air saat curah hujan meningkat.

Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalani masa pemulihan. Harapannya, proses penanganan oleh pemerintah dapat berjalan dengan cepat, perbaikan infrastruktur segera dilakukan, serta upaya mitigasi banjir terus diperkuat sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.