Banjir dan Longsor Terjang Sinjai, Puluhan Rumah dan Infrastruktur Terdampak

Jumat, 5 Juni 2026. Pukul 11 : 31 WIB

( Dokumentasi : Banjir di sinjai, sulsel yang berdampak pada beberapa rumah. Foto bersumber dari situs kemenkes )

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Kabupaten Sinjai

Sinjai, Sulsel – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sejak Rabu (3/6/2026) hingga Kamis pagi (4/6/2026) memicu terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi turut memperparah situasi dan menyebabkan longsor di beberapa titik.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, banjir melanda tiga kecamatan, yaitu Sinjai Timur, Sinjai Utara, dan Tellu Limpoe. Sementara itu, tanah longsor tercatat terjadi di lima kecamatan, meliputi Sinjai Timur, Tellu Limpoe, Bulupoddo, Sinjai Selatan, dan Sinjai Utara.

Rumah Warga, Sawah, dan Fasilitas Umum Terdampak

Bencana hidrometeorologi ini menimbulkan berbagai kerusakan dan kerugian. Sebanyak 21 rumah warga terdampak banjir, sementara laporan BPBD juga mencatat sedikitnya lima rumah terdampak longsor dan tiga rumah mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah.

Selain permukiman warga, sekitar 60 hektare lahan persawahan terendam banjir. Dua perahu milik warga hanyut terbawa arus, dan dua ekor kuda dilaporkan mati tenggelam. Dampak lainnya juga dirasakan pada sektor pelayanan publik, dengan 11 ruas jalan terdampak, enam unit perkantoran, satu fasilitas umum, dan dua fasilitas pendidikan mengalami gangguan akibat banjir.

Akses jalan penghubung antara Desa Sukamaju dan Desa Erabaru di Kecamatan Tellu Limpoe bahkan sempat terputus akibat dampak bencana, sehingga menghambat mobilitas warga dan proses distribusi bantuan di lapangan.

Tidak Ada Korban Jiwa Dilaporkan

( Dokumentasi :  BPBD Kabupaten Sinjai bersama petugas gabungan melakukan pemantauan, pendataan, pembersihan material tanah, serta distribusi logistik permakanan kepada warga terdampak di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan pada Kamis (4/6).Foto bersumber dari situs BPBD )

Hingga laporan terakhir yang dihimpun dari BNPB dan BPBD Kabupaten Sinjai, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka akibat banjir dan longsor yang terjadi pada peristiwa ini. Namun, warga di sejumlah lokasi tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan longsor susulan.

Harapan Pemulihan dan Kewaspadaan Bersama

Berangsur surutnya banjir menjadi kabar yang melegakan bagi masyarakat Sinjai. Meski demikian, proses pemulihan masih diperlukan, terutama pada infrastruktur jalan, lahan pertanian, serta rumah-rumah warga yang terdampak.

Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menghadapi masa pemulihan. Diharapkan pula pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak, memperkuat langkah mitigasi bencana, serta melakukan penanganan daerah rawan longsor agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang. Dengan kerja sama semua pihak, kondisi di Kabupaten Sinjai diharapkan dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.