Selasa, 2 Juni 2026. Pukul 15 : 39 WIB

( Dokumentasi : Banjir dan Longsor Melanda Tanjung Harapan Nunukan, Warga Diimbau Tetap Waspada, Foto bersumber dari situs Indowarta )
Hujan Deras Semalaman Picu Luapan Sungai dan Longsor di Kelurahan Tanjung Harapan
Nunukan , Kaltara – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nunukan sejak Minggu malam hingga Senin pagi, 1 Juni 2026, memicu banjir dan tanah longsor di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Luapan sungai menggenangi kawasan permukiman warga di Kampung Somel RT 07, sementara material longsor sempat menutupi sebagian akses jalan menuju Sei Lancang.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, sedikitnya lebih dari 20 rumah warga terdampak akibat meluapnya sungai setelah hujan berintensitas tinggi berlangsung sepanjang malam. Selain rumah warga, beberapa bangunan lain juga ikut terendam genangan air.
Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Terdampak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260601_Banjir-di-Nunukan-Kaltara-2026.jpg)
( Dokumentasi :Banjir dan Longsor di Tanjung Harapan Nunukan Kaltara, Foto bersumber dari situs Tribun/BPBD )
Dampak yang dilaporkan hingga proses pendataan awal antara lain:
- Lebih dari 20 rumah warga terdampak banjir.
- Sedikitnya 4 bangunan ikut terendam genangan.
- Satu masjid terdampak luapan air.
- Material longsor sempat menutup sebagian badan jalan menuju Sei Lancang.
- Aktivitas warga terganggu akibat genangan dan kondisi akses yang terbatas.
Hingga laporan terakhir, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan.
BPBD Lakukan Pemantauan dan Penanganan Cepat
Petugas BPBD Kabupaten Nunukan segera turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, pendataan dampak, dan penanganan awal. Tim juga memeriksa kondisi jalan yang terdampak longsor serta memantau perkembangan tinggi muka air di kawasan permukiman warga.
Seiring berjalannya waktu, genangan air dilaporkan mulai berangsur surut di beberapa titik. Namun masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai tetap diminta waspada terhadap kemungkinan luapan susulan apabila curah hujan kembali meningkat.
Harapan dan Doa

( Dokumentasi : BPBD Nunukan Terus Tangani Dampak Banjir Di Kampung Somel Yang Berangsur Surut, Foto bersumber dari situs Metrokaltara )
Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Tanjung Harapan menjadi pengingat bahwa curah hujan tinggi dapat memicu bencana dalam waktu singkat, terutama di wilayah yang berada dekat aliran sungai dan kawasan lereng.
Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan dalam menghadapi situasi ini. Harapannya, proses pemulihan dapat berjalan cepat, akses yang terdampak segera kembali normal, serta upaya penanganan dan mitigasi dari pemerintah dapat semakin diperkuat agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

