Senin, 4 Mei 2026. Pukul 10 : 56 WIB

( Dokumentasi : Kondisi banjir yang melanda pemukiman warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto bersumber dari situs BNPB/Holopis )
Hujan Deras Sore Hari, Air Naik Cepat di Permukiman Warga
Bojonggede, Bogor – Hujan deras yang turun dalam durasi panjang menjadi awal dari peristiwa banjir yang melanda wilayah Bojong Gede, Kabupaten Bogor, pada awal Mei 2026. Air datang perlahan, lalu naik cepat, merendam rumah-rumah warga hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Banjir tercatat mulai terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, yang dilaporkan terjadi sampai 2 mei 2026 di dua wilayah terdampak utama : Desa Rawa Panjang dan Desa Bojong Baru.
Penyebab: Hujan Deras dan Penyempitan Aliran Sungai
Peristiwa ini dipicu oleh kombinasi faktor alam dan kondisi lingkungan.
Hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama membuat debit air meningkat, sementara aliran Kali Baru yang menyempit memperparah situasi.
Akibatnya, air meluap ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai ±120 cm.
Dampak: 60 Rumah Terdampak, Aktivitas Warga Terganggu

( Dokumentasi : Banjir dan Cuaca Ekstrem di Bogor, 2 Orang Meninggal Dunia. Foto bersumber dari situs TVRI )
Sebanyak 60 unit rumah terdampak, dengan rincian:
- 50 rumah di Desa Rawa Panjang
- 10 rumah di Desa Bojong Baru
Genangan air menyebabkan aktivitas warga terhenti sementara.
Sebagian rumah terendam, perabotan rumah tangga ikut terdampak, dan akses lingkungan sempat terganggu.
Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian banjir ini, dampaknya tetap dirasakan oleh puluhan keluarga yang harus menghadapi kondisi rumah tergenang air.
Cuaca Ekstrem Turut Picu Dampak Lebih Luas di Bogor
Dalam periode yang sama, cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Bogor juga menimbulkan dampak lain di beberapa kecamatan.
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan:
- 2 orang meninggal dunia (di wilayah lain Bogor)
- Kerusakan pada beberapa rumah dan lingkungan sekitar
Hal ini menunjukkan bahwa awal Mei 2026 menjadi periode dengan tekanan cuaca yang cukup tinggi di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Harapan dan Doa
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi membawa dampak besar, terutama di wilayah dengan aliran air yang tidak optimal.
Semoga kondisi masyarakat yang terdampak dapat segera pulih, dan upaya penanganan serta perbaikan dari pemerintah berjalan dengan cepat dan tepat.
Harapannya, langkah pencegahan ke depan dapat dilakukan lebih baik, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

