Ayah Bekerja sebagai Kuli Bangunan, Ibu Fokus Merawat Haikal yang alami masalah tulang ekor & Polio

Kamis, 23 September 2026. Pukul 12 : 39 WIB

Memenuhi kebutuhan keluarga dengan penghasilan yang tidak tetap menjadi tantangan tersendiri. Terlebih ketika salah satu anggota keluarga membutuhkan perhatian dan perawatan lebih dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kondisi tersebut dialami oleh Haikal, seorang remaja berusia 16 tahun yang mengalami polio. Dalam kesehariannya, Haikal mendapatkan perawatan dan pendampingan dari sang ibu di rumah.

Pada Selasa, 22 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako untuk Haikal dan keluarganya sebagai bentuk kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Haikal Mendapat Perawatan dari Sang Ibu

Haikal merupakan remaja berusia 16 tahun yang mengalami polio. Kondisi tersebut membuatnya membutuhkan perhatian dan pendampingan dari keluarga dalam menjalani keseharian.

Sang ibu sehari-hari menjadi ibu rumah tangga sekaligus merawat Haikal di rumah. Perawatan dan pendampingan tersebut menjadi bagian dari keseharian keluarga dalam memenuhi kebutuhan Haikal.

Sementara itu, sang ayah bekerja sebagai kuli bangunan untuk mencari penghasilan bagi keluarga.

Penghasilan Ayah Tak Menentu

Pekerjaan sebagai kuli bangunan tidak selalu tersedia setiap hari. Ayah Haikal disebut bekerja sekitar empat kali dalam seminggu, dengan penghasilan yang tidak menentu.

Pemasukan tersebut harus digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk kebutuhan Haikal sehari-hari.

Di tengah kondisi ekonomi tersebut, sang ibu tetap fokus mendampingi dan merawat Haikal, sementara sang ayah terus berusaha mencari penghasilan sesuai pekerjaan yang tersedia.

Bantuan Sembako dan Kebutuhan Haikal

Untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako sekaligus kebutuhan tambahan untuk Haikal.

Bantuan yang diberikan terdiri dari:

  • Beras 5 Kg
  • Minyak 1,8 Liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 Kg
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack
  • Pampers 20 pcs

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan keluarga sekaligus kebutuhan Haikal dalam kesehariannya.

Di tengah keterbatasan penghasilan, ayah Haikal tetap berusaha bekerja sebagai kuli bangunan setiap kali mendapatkan pekerjaan. Sementara sang ibu menjalankan perannya di rumah dengan merawat dan mendampingi Haikal.

Kondisi keluarga ini menunjukkan bahwa dukungan untuk kebutuhan sehari-hari menjadi penting, terutama ketika penghasilan tidak selalu dapat dipastikan dan ada anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi Haikal dan keluarganya. Semoga Haikal senantiasa mendapatkan perawatan dan kasih sayang yang baik, serta kedua orang tuanya diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.