Angin Kencang Terjang Enam Desa di Deli Serdang, Belasan Rumah Warga Mengalami Kerusakan

Sabtu, 4 Juli 2026. Pukul 15 : 31 WIB

( Dokumentasi : Petugas BPBD Deli Serdang memeriksa kerusakan rumah warga yang diterjang angin puting beliung di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto bersumber dari situs Kompas/BPBD )

Deli Serdang, Sumatera Utara — Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat, 3 Juli 2026. Hembusan angin yang terjadi dalam waktu singkat mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di enam desa serta sempat mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.

Berdasarkan laporan perkembangan penanganan bencana, angin kencang menerjang Desa Salam Tani, Desa Hulu, Desa Lama, Desa Namo Rih, Desa Namo Bintang, dan Desa Pertampilen. Peristiwa tersebut berdampak kepada 15 kepala keluarga (KK) atau 54 jiwa yang tinggal di kawasan terdampak. Beruntung, hingga laporan terakhir diterbitkan tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka akibat kejadian ini.

Selain berdampak pada masyarakat, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada bangunan tempat tinggal. Hasil pendataan sementara mencatat 15 unit rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 8 rumah mengalami rusak ringan dan 7 rumah mengalami rusak sedang. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap, dinding, dan beberapa bagian bangunan yang terdampak terpaan angin.

Sesaat setelah kejadian, BPBD Kabupaten Deli Serdang mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana untuk membantu warga membersihkan puing-puing bangunan, melakukan asesmen kerusakan, serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman. Berkat penanganan yang cepat, situasi di lokasi berangsur kondusif dan masyarakat telah kembali menempati rumah masing-masing sambil melakukan perbaikan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi secara tiba-tiba dan membawa dampak terhadap keselamatan masyarakat maupun kondisi permukiman. Kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca, penguatan konstruksi bangunan, serta sistem peringatan dini menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko apabila kejadian serupa kembali terjadi.

Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kesehatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menjalani proses pemulihan. Besar harapan agar perbaikan rumah warga dapat segera diselesaikan, kondisi lingkungan kembali aman, serta upaya pemerintah dalam meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi terus diperkuat sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.