Sabtu, 10 Januari 2026. Pukul 09 : 53 WIB
Muara Karang – Pluit
Yayasan Amal Peduli Nusantara terus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat lansia yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada empat lansia yang tinggal di kawasan Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara, yang sehari-hari hidup dalam kondisi serba terbatas.

Bantuan sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok, yaitu beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit Regal. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban hidup para lansia dalam memenuhi kebutuhan harian mereka.
Kisah Para Penerima Bantuan


Sutiono (66 tahun)
Bapak Sutiono hidup sebatang kara dan tidak memiliki keluarga yang mendampingi. Dahulu ia berusaha bertahan hidup dengan berjualan bakso, namun mengalami penipuan yang membuatnya kehilangan modal dan tidak bisa berjualan lagi. Sejak saat itu, kehidupannya semakin sulit dan bergantung pada bantuan seadanya.


Kasmini (61 tahun)
Ibu Kasmini sering mengalami gangguan kesehatan akibat usia dan kondisi tempat tinggal yang kurang layak. Ia tinggal bersama anaknya, dan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka memulung bersama. Penghasilan yang tidak menentu membuat kehidupan mereka jauh dari kata cukup.


Ida Djubaedah (60 tahun)
Ibu Ida masih hidup bersama suaminya. Kedua anaknya tinggal di kampung dan sudah lama tidak memberikan perhatian maupun bantuan. Di usia senja, Ibu Ida dan suaminya terpaksa tetap memulung demi bisa makan dan bertahan hidup setiap hari.


Egawati (60 tahun)
Ibu Egawati hidup sendiri sejak berpisah dari suaminya. Kedua anaknya tinggal berjauhan dan tidak pernah memberikan bantuan. Di tengah keterbatasan ekonomi, Ibu Egawati juga harus berjuang melawan kanker serviks, yang membuat kondisinya semakin lemah dan membutuhkan perhatian.
Harapan dan Doa
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi para lansia penerima bantuan. Kami mendoakan agar mereka diberikan kekuatan, kesehatan, dan ketabahan dalam menjalani hari-hari ke depan. Semoga bantuan sederhana ini dapat menjadi penguat dan pengingat bahwa mereka tidak sendiri.
Yayasan juga berharap perhatian dan kepedulian terhadap lansia yang hidup dalam keterbatasan dapat terus tumbuh, serta ke depan tidak ada lagi lansia yang harus berjuang sendirian di usia senja.

