Tanah Longsor di Gunung Kaupas, Serang: Ratusan Warga Dievakuasi

Kamis, 8 Januari 2026. Pukul 18 : 38 WIB

( Dokumentasi : Tim BPBD Kabupaten Serang saat ini sedang melakukan pendataan kerusakan yang ditimbulkan longsor, di Gunung Kaupas, yang berada di Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, Kabupaten Serang, Selasa 6 Januari 2026, Foto bersumber dari situs Bantenekspres/BPBD )

Serang, Banten — Pagi hari Selasa, 6 Januari 2026, tanah longsor terjadi di lereng Gunung Kaupas, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Gerakan tanah yang cukup besar ini mengancam permukiman warga, sehingga puluhan rumah dan lingkungan sekitar terdampak material longsor.

Ratusan Warga Mengungsi

Menurut laporan BPBD Kabupaten Serang, 266 warga dari 193 Kepala Keluarga dievakuasi sementara ke lokasi aman. Beberapa titik di lereng Gunung Kaupas masih mengalami pergerakan tanah, sehingga petugas terus memantau kondisi untuk memastikan keselamatan warga.

Meskipun belum ada laporan korban jiwa atau luka serius, kejadian ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga yang terdampak, termasuk terganggunya aktivitas sehari-hari akibat material tanah yang menutupi lingkungan permukiman.

Penanganan dan Pemantauan

( Dokumentasi : Longsor yang terjadi di kawasan Gunung Kaupas, Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, (6/1/2026), Foto bersumber dari situs kabarbanten )

Tim BPBD bersama aparat desa dan unsur pemerintah daerah melakukan kajian cepat dan pemantauan kondisi lereng yang masih rawan longsor. Koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, sekaligus memastikan warga yang mengungsi tetap aman.

Hingga 7 Januari 2026, situasi terpantau terkendali, namun daerah di sekitar Gunung Kaupas masih menjadi fokus perhatian pihak berwenang.

Doa dan Harapan

( Dokumentasi : Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin saat di lokasi longsor Gunung Kaupas, Foto bersumber dari situs bantennews/BPBD )

Kami turut prihatin atas kondisi masyarakat di Kecamatan Padarincang. Semoga upaya evakuasi dan penanganan berjalan lancar, warga yang terdampak dapat segera kembali ke rumahnya dengan aman, dan bantuan serta pemulihan dari pemerintah dapat cepat tersalurkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama di wilayah rawan longsor, dan juga menegaskan nilai kebersamaan serta kepedulian terhadap sesama.