Kamis, 5 Februari 2026. Pukul 19 : 32 WIB

( Dokumentasi : Ilustrasi bencana tanah bergerak, foto bersumber dari situs suara )
Bencana tanah bergerak terjadi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Rabu malam (4/2/2026). Peristiwa ini berdampak besar pada permukiman warga dan memaksa banyak keluarga meninggalkan rumah demi keselamatan.
Berdasarkan laporan pemerintah daerah, sekitar 250 rumah terdampak akibat pergerakan tanah yang masih bersifat dinamis. Kondisi tersebut membuat sedikitnya ratusan warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Tanah bergerak dipicu hujan deras yang terjadi selama beberapa hari sebelumnya. Retakan tanah dan kerusakan bangunan membuat sejumlah rumah tidak lagi layak ditempati, sementara aktivitas warga di sekitar lokasi turut terganggu.
Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera melakukan penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga, pendataan kerusakan, hingga penyediaan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian.

( Dokumentasi : Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui pengungsi tanah bergerak di Kabupaten Tegal, foto bersumber dari situs humas pemprov )
Selain itu, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan penanganan bencana dan menyiapkan hunian sementara serta rencana relokasi ke tempat yang lebih aman bagi warga terdampak. Upaya ini diharapkan menjadi langkah jangka panjang agar masyarakat dapat kembali tinggal dengan aman dan risiko serupa bisa diminimalkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa wilayah dengan kondisi tanah labil dan curah hujan tinggi memiliki potensi bencana yang perlu diwaspadai bersama, baik oleh masyarakat maupun pemerintah.
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa turut prihatin atas musibah yang dialami warga Tegal. Doa terbaik dipanjatkan agar masyarakat terdampak diberi kekuatan, bantuan pemerintah dapat menjangkau seluruh warga, proses pemulihan berjalan lancar, dan kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

