Tanah Bergerak di Pamekasan : Rumah Rusak dan Warga Mengungsi

Senin, 19 Januari 2026. Pukul 15 : 08 WIB

https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/01/19/kondisi-rumah-warga-mulai-miring-akibat-tanah-gerak-di-pamekasan-1768819137902_169.jpeg?q=90&w=600

( Dokumentasi : Kondisi rumah warga mulai miring akibat tanah gerak di Pamekasan, Foto bersumber dari situs Detik )

Pergerakan Tanah Susul Hujan Deras di Desa Sana Daja

Pamekasan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pamekasan beberapa hari terakhir memicu tanah bergerak dan longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean (18/1). Fenomena ini menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah dan memaksa warga di beberapa dusun untuk meninggalkan kediaman mereka demi keselamatan.

https://static.promediateknologi.id/crop/0x0%3A0x0/0x0/webp/photo/p2/74/2026/01/18/F-Tanag-Gerak-pmk-1-2127874982.jpg

( Dokumentasi : Tim BPBD Pamekasan melakukan kajian cepat dan asesmen dampak tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Sabtu (17/1), Foto bersumber dari situs Jawapos/BPBD )

Apa yang Terjadi?

Pergerakan tanah mulai terlihat pada Sabtu (17/1) di wilayah Dusun Paseset Timur dan beberapa dusun lain di Desa Sana Daja. Permukaan tanah yang labil membuat struktur rumah retak, fondasi ambles, bahkan beberapa bangunan hampir miring. Kondisi ini juga turut memutus akses jalan antardesa sehingga mobilitas warga dan petugas sempat terganggu.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan bersama aparat setempat terus memantau lokasi mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Dampak bagi Warga

https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/01/19/Longsor-Pamekasan.jpg

( Dokumentasi : Petugas BPBD Pemkab Pamekasan tiba di lokasi longsor di Desa Sana Daja, dan membantu pengamanan dan evakuasi warga terdampak, Foto bersumber dari situs Antara/BPBD )

Menurut data terbaru:

  • Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan mencapai sekitar 16 unit, meningkat dari laporan awal sebelumnya.
  • Sekitar 64 jiwa terdampak langsung pergerakan tanah, dengan sebagian memilih mengungsi demi keselamatan diri dan keluarga.
  • 10 Kepala Keluarga (KK) di lokasi pertama merupakan kelompok yang harus meninggalkan rumah mereka dan tinggal sementara bersama keluarga atau kerabat.

Selain kerusakan pada rumah, retakan tanah yang makin meluas menunjukkan risiko jangka pendek masih ada di beberapa titik permukiman yang berada di kawasan rawan.

Kondisi dan Langkah Penanganan

BPBD setempat bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan dan asesmen terhadap kondisi tanah di Desa Sana Daja, termasuk upaya siaga menghadapi hujan lanjutan yang bisa memperburuk pergerakan tanah.


Kami turut prihatin atas kondisi yang terjadi di Pamekasan. Semoga proses pemulihan cepat berjalan dan dukungan serta tindakan cepat dari pemerintah dan instansi terkait membantu masyarakat yang terdampak untuk kembali hidup aman dan nyaman.