Rabu, 28 Januari 2026. Pukul 18 : 33 WIB
Di balik keramaian Jakarta Utara, masih ada kisah sunyi para lansia yang bertahan dengan keterbatasan dan kesederhanaan. Pada kesempatan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di wilayah Muara Karang dan Kertajaya, Pluit, Jakarta Utara, sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap mereka yang membutuhkan.

Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit Regal. Paket sederhana ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian para penerima, sekaligus menjadi penguat semangat di tengah kondisi hidup yang tidak mudah.
Kisah Huan Giok Suan (71 Tahun)


Huan Giok Suan adalah seorang lansia berusia 71 tahun yang kini menjalani hari-harinya tanpa pendamping hidup. Suaminya telah meninggal dunia, dan ia tinggal bersama satu anak yang berjuang mencari nafkah dengan berjualan tahu. Sementara itu, anak lainnya sudah lama tidak pernah memberikan bantuan. Dengan penghasilan yang terbatas, kebutuhan sehari-hari kerap menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga kecil ini.
Kisah Udin Bin Main (65 Tahun)


Udin, 65 tahun, menjalani hidup dengan kondisi keluarga yang terpisah. Ia tinggal terpisah dari istrinya dan menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan. Dari dua anak yang dimilikinya, satu tinggal berjauhan, sementara satu anak lainnya tinggal bersama namun belum mampu memberikan bantuan secara rutin. Dalam keterbatasan tersebut, Udin tetap berusaha bertahan menjalani hari.
Penyerahan bantuan ini menjadi pengingat bahwa perhatian kecil dapat berarti besar bagi mereka yang sering luput dari sorotan. Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap langkah sederhana ini dapat membawa manfaat nyata, sekaligus menguatkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Semoga para penerima senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menjalani hari-hari ke depan.

