Sabtu, 27 Desember 2025. Pukul 11:53 WIB

( Dokumentasi : Suasana banjir akibat tanggul jebol di Kali Plumbon Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jumat (26/12/2025), Foto bersumber dari situs Kumparan/BPBD )
Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Jumat (26/12/2025) menyebabkan banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Ngaliyan dan Kecamatan Tugu, Jawa Tengah. Sedikitnya sekitar 800 Kartu Keluarga (KK) terdampak akibat luapan air yang masuk ke kawasan rumah warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, menyampaikan bahwa banjir terjadi di tiga lokasi utama. Lokasi terdampak meliputi Perumahan Mangkang Indah dengan sekitar 500 KK, Mangkang Kulon sebanyak 15 KK, serta Kelurahan Mangunharjo dengan sekitar 300 KK.
Menurut keterangan BPBD, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga. Air sempat menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian bervariasi, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan memaksa sebagian warga membersihkan rumah dari genangan serta lumpur.

( Dokumentasi : Suasana banjir akibat tanggul jebol di Kali Plumbon Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jumat (26/12/2025), Foto bersumber dari situs Jatengnews/BPBD )
Pemerintah setempat melalui BPBD Kota Semarang dan instansi terkait telah melakukan langkah penanganan darurat, termasuk pemantauan kondisi wilayah, penanganan genangan, serta perbaikan sementara di titik-titik rawan. Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa, dan kondisi banjir di sejumlah lokasi mulai berangsur surut.
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah banjir yang dialami masyarakat di Semarang. Kami turut mendoakan agar warga terdampak diberikan kekuatan, kesehatan, dan keselamatan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar.
Kami juga berharap upaya penanganan dari pemerintah dan pihak terkait dapat terus ditingkatkan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

