Ratusan Rumah Terendam, Warga Kebumen Bertahan di Tengah Banjir

Selasa, 11 November 2025. Pukul 10:33 WIB

( Dokumentasi : Kapolres Kebumen mensurvey wilayah yang terdampak banjir, Foto bersumber dari situs Inikebumen )

Kebumen, Jawa Tengah — Hujan deras yang mengguyur sejak Minggu sore (9/11) yang dilaporkan pada hari senin ( 10/11 ) kepada BPBD, membuat tiga kecamatan di Kabupaten Kebumen terendam banjir. Air datang cepat, membawa lumpur dan sampah ke jalan serta rumah warga.

Tercatat 715 kepala keluarga atau sekitar 2.300 jiwa terdampak di tiga kecamatan, meliputi dua kelurahan dan empat desa. Sebanyak 10 orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka tak lagi bisa ditinggali sementara waktu.

“Air naik tiba-tiba, sekitar jam delapan malam. Kami langsung bantu warga pindahkan barang-barang penting,” kata salah satu relawan BPBD yang ikut dalam evakuasi di Kecamatan Karanganyar.

( Dokumentasi : Kondisi tanggul Sungai Karanganyar yang kembali jebol, Foto bersumber dari situs banyumas ekspres )

Salah satu penyebab banjir meluas adalah tanggul Sungai Karanganyar yang jebol, membuat air meluap hingga ke permukiman dan jalan nasional. Beberapa ruas jalan bahkan sempat lumpuh total hingga Senin pagi (10/11).

Ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter, namun di beberapa titik mencapai hampir 1 meter. Warga dan relawan kini bergotong royong membersihkan rumah, menyingkirkan lumpur, serta memastikan akses jalan bisa kembali digunakan.

BPBD, TNI, dan Polri bersama relawan setempat masih melakukan pembersihan dan asesmen dampak hingga hari ini. Cuaca di wilayah Kebumen juga masih berpotensi hujan, sehingga warga diminta tetap waspada.

“Kami mengajak sahabat peduli di seluruh Indonesia untuk ikut membantu warga Kebumen — baik melalui doa, dukungan logistik, maupun tenaga sukarela. Setiap bantuan berarti bagi mereka yang sedang berjuang memulai kembali.”


Harapan untuk mereka yang terdampak

( Dokumentasi : Anak kecil bermain di sekitar tanggul Sungai Karanganyar yang jebol, Foto bersumber dari situs Radarjogja )

Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan turut prihatin kepada semua warga yang terdampak bencana banjir di kebumen. Semoga ada penanganan yang lebih baik dari pemerintah setempat dan bisa terjadi pemulihan cepat dan tidak ada penambahan korban kerusakan