Ratusan Rumah dan Jiwa Terdampak Banjir Akibat Hujan Ekstrem di Jember

Selasa, 3 Maret 2026. Pukul 15 : 26 WIB

BPBD Jember tangani banjir-longsor di sejumlah kecamatan

( Dokumentasi : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bergerak cepat untuk menangani bencana banjir dan tanah longsor menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, foto bersumber dari situs Antara )

Hujan deras tak henti sejak 28 februari – 1 maret 2026 membawa banjir besar ke Kabupaten Jember, membuat air sungai meluap hingga merendam permukiman dan menguji ketangguhan warga di tengah situasi sulit.


Jember, Jawa Timur — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jember menyebabkan luapan sungai-sungai di daerah seperti Sungai Dinoyo, Kaliputih, Badean dan Kalijompo, menembus batas normal dan masuk ke permukiman warga sejak akhir Februari 2026. Kondisi ini berlanjut hingga awal Maret, memicu banjir yang berdampak signifikan bagi ribuan rumah dan warga.

Banjir tiba-tiba menggenangi rumah-rumah warga di sejumlah kecamatan, termasuk Panti, Rambipuji, Kaliwates dan Wuluhan, dengan tinggi muka air antara sekitar 40–70 cm di titik terendah sampai lebih di area terdalam. Akibatnya, 435 jiwa dari 132 kepala keluarga terdampak langsung dan 111 di antaranya sempat dievakuasi demi keselamatan mereka saat banjir memasuki area hunian.

Dampak Rumah dan Infrastruktur

BNPB: 111 warga Jember dievakuasi dari banjir

( Dokumentasi : Tim petugas gabungan gotong royong menangani dampak banjir yang menggenangi rumah warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (2/3/2026), foto bersumber dari situs Antara )

  • Banyak rumah warga terendam air bercampur lumpur hingga bagian dalam rumah, menyebabkan kerusakan material bangunan dan barang-barang rumah tangga.
  • Fasilitas umum seperti musala, TPQ, dan akses jalan ikut terdampak banjir yang masuk ke pemukiman.
  • Beberapa titik jalan dan area perkotaan menjadi sulit dilintasi karena genangan air yang belum sepenuhnya surut, memaksa warga beradaptasi sementara dengan situasi darurat.

Korban Terdampak

Meskipun sebagian besar warga berhasil dievakuasi, kondisi ekstrem tetap membawa ketidakpastian. Hingga data terakhir, tidak ada laporan korban jiwa secara resmi pada peristiwa banjir akhir Februari hingga awal Maret ini. Namun situasi ini mengingatkan kembali betapa risiko terhadap keselamatan terus ada di tengah bencana alam yang tak terduga.


Harapan dan Doa
Di tengah tantangan ini, kita bersatu dalam doa agar situasi cepat membaik, tidak ada musibah lanjutan, dan pemulihan dari berbagai pihak berjalan cepat. Semoga warga Jember yang terdampak banjir dapat kembali ke rumah mereka dengan aman, lingkungan segera pulih, dan langkah-langkah mitigasi membuat kejadian serupa tidak terulang.