Rabu, 14 Januari 2026. Pukul 15 : 38 WIB

( Dokumentasi : Air luapan dari Kali Clutak, Dusun Kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, yang menggenangi rumah warga dijadikan tempat bermain, Foto bersumber dari situs jawapos )
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan banjir yang merendam puluhan rumah warga pada 14–15 Januari 2026.
Peristiwa ini terjadi akibat meluapnya aliran sungai setelah curah hujan tinggi berlangsung selama beberapa jam.
Luapan Sungai Rendam Permukiman Warga
Banjir dilaporkan terjadi di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, setelah Kali Clutak meluap dan air masuk ke permukiman warga. Sedikitnya puluhan rumah terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 40 sentimeter hingga sekitar satu meter di beberapa titik.
Air menggenangi halaman hingga bagian dalam rumah warga, terutama pada rumah dengan kondisi lantai yang rendah. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu dan warga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi sekitar.
BPBD Jember Bergerak Cepat Tangani Banjir

( Dokumentasi : Hujan deras yang mengguyur Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, selama empat jam pada Selasa malam (13/01/2026) mengakibatkan banjir Jember yang merendam 76 kepala keluarga, Foto bersumber dari situs Tugujatim/BPBD )
Menanggapi kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) segera turun ke lokasi. Petugas melakukan pemantauan, pengamanan area terdampak, serta pendataan rumah warga yang terendam banjir.
BPBD memastikan situasi tetap dalam kondisi terkendali dan terus memantau perkembangan debit air sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi di wilayah Jember dan sekitarnya.
Pemerintah Salurkan Bantuan dan Lakukan Pemantauan
Pemerintah daerah melalui BPBD dan unsur terkait juga menyalurkan bantuan logistik dasar serta melakukan koordinasi dengan aparat desa untuk memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada selama musim hujan berlangsung.
Turut Prihatin dan Doa

( Dokumentasi : Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo bersama TRC meninjau rumah warga yang terdampak banjir di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Foto bersumber dari situs antara/BPBD )
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang dialami masyarakat Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Kami mendoakan agar seluruh warga terdampak diberikan kekuatan, keselamatan, dan kesehatan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
Semoga dengan upaya bersama antara pemerintah, petugas di lapangan, dan masyarakat, kondisi segera membaik dan tidak terjadi kembali bencana serupa di kemudian hari.

