Mushola Rubuh di Ciomas Bogor, 3 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Luka-Luka

Senin, 8 September 2025. Pukul 10:35 WIB

( Dokumentasi : Tampak kondisi reruntuhan yang cukup parah, foto bersumber dari jabarstyle )

Bogor, 7 September 2025 – Suasana khusyuk pengajian Maulid Nabi di sebuah mushola di Ciomas, Kabupaten Bogor, berubah menjadi duka mendalam. Mushola Assohibiyah, yang terletak di Kampung Sukamakmur, Desa Sukamakmur, ambruk pada Minggu pagi ketika ratusan jamaah sedang mengikuti acara.

Dalam insiden memilukan ini, tiga orang jamaah meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal tercatat atas nama Irni, Wulan, dan Nurhayati (Yati). Sementara itu, jumlah korban luka dilaporkan mencapai lebih dari 30 orang, bahkan di beberapa rumah sakit jumlah pasien yang dirawat mencapai 80 orang.

Kronologi Kejadian

( Dokumentasi : Proses penanganan darurat di lokasi, foto bersumber dari jabarstyle )

Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30–09.00 WIB. Saat jamaah berkumpul di lantai dua mushola, tiba-tiba bangunan tidak mampu menahan beban dan ambruk seketika. Jamaah yang berada di dalam mushola terjebak dalam reruntuhan, hingga tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan warga sekitar segera melakukan evakuasi.

Dugaan Penyebab

Menurut keterangan sementara, ambruknya mushola diduga akibat struktur bangunan yang tidak kuat menahan beban jamaah yang jumlahnya melebihi kapasitas. Hal ini diperparah oleh kondisi konstruksi yang tidak memenuhi standar kekuatan bangunan bertingkat.

Penanganan Korban

( Dokumentasi : Tim gabungan tengah melakukan penyisiran, foto bersumber dari detiknews )

Korban luka segera dievakuasi dan dirujuk ke beberapa rumah sakit, di antaranya RSUD Kota Bogor, RS PMI, dan RS Medical Dramaga. Pemerintah daerah bersama Kementerian Agama juga memastikan biaya perawatan seluruh korban ditanggung penuh.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turun langsung ke lokasi kejadian dan menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut menjenguk para korban di rumah sakit serta menyerahkan bantuan darurat untuk pembangunan kembali mushola dan santunan bagi majelis taklim.

Duka dan Harapan

( Dokumentasi : Suasana puing dan evakuasi korban, foto bersumber dari jurnalbogor )

Peristiwa ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Namun, kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya memastikan kelayakan bangunan ibadah demi keselamatan jamaah.

Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga para korban yang berpulang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, dan para korban luka diberikan kesembuhan.