Menguatkan yang Bertahan : Bantuan Sembako untuk Dua Lansia di Muara karang

Senin, 2 Maret 2026. Pukul 11 : 08 WIB

Di tengah keterbatasan, ada mereka yang tetap berjuang tanpa banyak suara. Di Muarakarang, dua lansia menyambung hidup dari hasil memulung. Yayasan Amal Peduli Nusantara hadir membawa bantuan sembako untuk meringankan beban harian mereka.

Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di wilayah Kapuk Muara, Jakarta Utara. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap para orang tua yang tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidup di usia senja.

Paket sembako yang diserahkan berisi kebutuhan pokok sehari-hari, yaitu:

  • Beras 5 kg
  • Minyak goreng 2 liter
  • Mi instan 20 bungkus
  • Telur 1 kg
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kg
  • Biskuit Regal 3 pack

Bantuan pertama diberikan kepada Mursiah (66 tahun), seorang lansia yang telah ditinggal wafat suaminya. Dari enam anaknya, tidak ada yang memberikan bantuan. Saat ini, beliau tinggal bersama satu anak dan cucunya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka mengandalkan hasil memulung rongsokan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Bantuan juga diserahkan kepada Sudikan (65 tahun), yang tinggal bersama istri dan satu anak bungsunya. Anak-anak lainnya telah berkeluarga. Untuk bertahan hidup, Sudikan bekerja sebagai pemulung. Di usia yang tidak lagi muda, ia tetap turun ke jalan demi memastikan keluarganya bisa makan setiap hari.

Melalui bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan keduanya dapat terbantu untuk sementara waktu. Dukungan sederhana seperti sembako menjadi langkah nyata untuk menghadirkan kepedulian dan menguatkan mereka yang terus bertahan di tengah keterbatasan.

Yayasan percaya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan berarti besar bagi mereka yang membutuhkan.