Rabu, 7 Januari 2026. Pukul 11:16 WIB
Di tengah keterbatasan, tiga lansia di kawasan Pluit terus berjuang menjalani hari dengan sederhana. Uluran perhatian dan kepedulian menjadi penguat agar mereka tidak merasa sendiri.
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan paket sembako kepada tiga orang lansia di wilayah Pluit. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar harian mereka di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Paket sembako yang diserahkan berisi beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit regal.
Profil Penerima Bantuan


Sunengsi (61 tahun)
Ibu Sunengsi hidup seorang diri setelah suaminya meninggal dunia. Keempat anaknya telah berkeluarga dan tinggal di kampung halaman. Untuk bertahan hidup, beliau sehari-hari mencari rongsokan di sekitar tempat tinggalnya.


Rusdi (62 tahun)
Bapak Rusdi tinggal bersama istrinya dan dikenal sering mengalami kondisi kesehatan yang kurang stabil. Anak-anaknya sudah berkeluarga dan tinggal jauh darinya. Di usia yang tidak lagi muda, beliau masih memulung demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.


Samti (67 tahun)
Ibu Samti tinggal bersama seorang cucu. Suaminya telah meninggal dunia, sementara kedua anaknya tinggal terpisah—satu di kampung halaman dan satu bekerja sebagai asisten rumah tangga. Meski sudah lanjut usia, beliau masih mengumpulkan rongsokan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga kecilnya.
Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap bisa terus membantu para lansia yang berkekurangan di usia senjanya. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari dan menjadi pendorong semangat mereka.

