Longsor Tutup akses Jalan di luwu timur, bebeberapa rumah & warga sekitar terdampak

Senin, 23 Maret 2026. Pukul 15 : 08 WIB

Longsor Tutup Jalan Trans Sulawesi di Mangkutana Luwu Timur, Lalin Lumpuh

( Dokumentasi : Longsor menutup akses Jalan Trans Sulawesi di Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur , foto bersumber dari situs Detik )

Luwu Timur, Sulawesi Selatan — Hujan yang mengguyur wilayah Luwu Timur dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu bencana tanah longsor. Peristiwa ini menyebabkan material tanah menutup area terdampak, termasuk akses jalan yang digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari.

Longsor terjadi secara tiba-tiba, membawa material tanah dan lumpur yang cukup tebal hingga menghambat mobilitas masyarakat. Sejumlah jalur penghubung dilaporkan tidak dapat dilalui untuk sementara waktu, sehingga aktivitas warga terganggu.


Dampak yang Terjadi

  • Akses terputus: Material longsor menutup jalan utama dan jalur lingkungan
  • Aktivitas terganggu: Warga kesulitan beraktivitas, terutama distribusi kebutuhan harian
  • Kerusakan rumah:
    Beberapa rumah warga berada di sekitar titik longsor dan mengalami dampak, mulai dari tertimbun sebagian hingga rusak ringan akibat tekanan material tanah
  • Korban jiwa & terdampak:
    Tidak dilaporkan korban jiwa dalam kejadian ini, namun warga di sekitar lokasi terdampak harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan

Kondisi ini sejalan dengan kejadian longsor di wilayah serupa yang umumnya dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama, yang dapat menyebabkan tanah menjadi labil dan mudah bergerak .


Penanganan di Lapangan

Tim dari BPBD bersama aparat setempat segera melakukan penanganan dengan membersihkan material longsor serta memastikan keamanan warga di sekitar lokasi. Upaya pembukaan akses jalan menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.


Harapan ke Depan

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa wilayah dengan kontur perbukitan memiliki risiko tinggi terhadap longsor, terutama saat curah hujan meningkat.

Doa dan harapan kami menyertai masyarakat terdampak, agar situasi segera membaik dan pemulihan dapat berjalan cepat. Diharapkan pula adanya langkah mitigasi yang lebih kuat dari pemerintah, sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.