Longsor Menutup Akses Jalan di Probolinggo – ratusan warga di Desa Segaran terdampak

Kamis, 26 Februari 2026. Pukul 10 : 39 WIB

( Dokumentasi : Suasana banjir akibat cuaca ekstrem di kawasan Sesetan, Denpasar, Bali, Selasa 24/2/2026, foto bersumber dari situs ANTARA )

Probolinggo, Jawa Timur – Sebuah tanah longsor signifikan terjadi di ruas jalan utama Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo pada 24 Februari 2026, setelah intensitas hujan tinggi melanda kawasan ini. Material tanah dari lereng perbukitan bergerak dan menutup badan jalan, sehingga akses vital bagi warga dan pengguna jalan menjadi terganggu.

Kronologi dan Dampak Peristiwa

Longsoran tanah menimbun sekitar 35 meter badan jalan dengan kedalaman mencapai sekitar 30 meter, membuat ruas jalan utama tersebut tidak aman untuk dilintasi kendaraan roda empat. Untuk keselamatan bersama, otoritas setempat memutuskan menutup total akses bagi mobil, sementara kendaraan roda dua hanya dapat melintas secara buka-tutup dengan pengawasan petugas.

Meski peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, dampak nyata tetap dirasakan masyarakat, terutama terkait:

  • Hambatan akses transportasi harian bagi ratusan warga Desa Segaran dan sekitarnya.
  • Gangguan hubungan antar desa dan layanan logistik, karena jalur utama yang biasa dilalui mobil harus ditutup sementara.
  • Risiko longsor susulan masih tinggi, sehingga tim BPBD bersama instansi terkait terus melakukan asesmen dan memasang terpal di titik rawan guna mengurangi pergerakan tanah lebih lanjut.

( Dokumentasi : Suasana banjir akibat cuaca ekstrem di kawasan Sesetan, Denpasar, Bali, Selasa 24/2/2026, foto bersumber dari situs ANTARA )

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB), bersama Polres, TNI, Dinas PUPR, dan Dinas Perhubungan, telah berada di lokasi bekerja untuk mengamankan area serta mendukung mitigasi lebih lanjut. Pengamanan di malam hari diperketat mengingat minimnya penerangan dan kondisi tanah yang masih labil.

Doa & Harapan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan kekuatan alam dan pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca yang masih tidak menentu. Meski tidak ada korban jiwa dalam longsor kali ini, tantangan akses dan keselamatan bagi warga tetap nyata. Semoga kondisi segera membaik, hujan mereda, dan proses pemulihan infrastruktur oleh pemerintah serta instansi terkait berjalan cepat dan efektif sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas tanpa hambatan.

Kami mengirimkan doa dan harapan terbaik kepada warga Desa Segaran dan sekitarnya — semoga ketabahan, kesehatan, dan keselamatan menyertai setiap langkah mereka menuju pemulihan dan kehidupan yang lebih aman di masa depan.