Longsor dan Banjir Lumpur menerjang Gunung Kidul : 19 rumah terdampak

Kamis, 19 Februari 2026. Pukul 11 : 33 WIB

Banjir lumpur menghantam rumah-rumah warga Pedukuhan Jono, Ngawen, Gunungkidul. Warga menceritakan momen air tiba-tiba mengalir deras dari bukit.

( Dokumentasi : Rumah warga Jono, Tancep, Ngawen, Gunungkidul penuh dengan material longsoran berupa lumpur, pohon dan bebatuan, Rabu (18/2/2026), foto bersumber dari Detik )

Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta — Hujan lebat yang mengguyur wilayah perbukitan di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, pada selasa sore, 17 Februari 2026, memicu peristiwa banjir bandang disertai tanah longsor yang datang tanpa peringatan panjang. Intensitas hujan yang tinggi membuat aliran air deras membawa lumpur, batu, dan material lereng turun ke pemukiman warga yang berada di kaki bukit.

Kronologi Singkat

  • Tanggal kejadian: Selasa, 17 Februari 2026 sekitar sore hari.
  • Penyebab: Hujan deras berkepanjangan di daerah perbukitan, membuat tanah labil dan mengakibatkan banjir lumpur serta longsor yang membanjiri pemukiman di Dusun Pule dan sekitarnya.
  • Lokasi: Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul — wilayah yang termasuk kawasan berbukit di selatan DIY.

Dampak yang Terjadi

Rumah warga Jono, Tancep, Ngawen, Gunungkidul penuh dengan material longsoran berupa lumpur, pohon dan bebatuan, Rabu (18/2/2026).

( Dokumentasi : Rumah warga Jono, Tancep, Ngawen, Gunungkidul penuh dengan material longsoran berupa lumpur, pohon dan bebatuan, Rabu (18/2/2026), foto bersumber dari Detik )

  • Belasan kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh kejadian ini.
  • Material lumpur dan batu merusak sejumlah rumah serta fasilitas lingkungan di area terdampak.
  • Beberapa warga terpaksa meninggalkan rumah sementara waktu karena kondisi lingkungan yang masih rawan.

Pemulihan dan Situasi Terkini

Setelah kejadian, aparat setempat bersama warga telah melakukan pembersihan dan pemulihan lokasi terdampak. Akses jalan dan area permukiman kini mulai dibersihkan dari material longsor dan lumpur, sehingga aktivitas warga berangsur kembali normal.

Harapan dan Doa

Kondisi terkini rumah warga Jono, Tancep, Ngawen, Gunungkidul, setelah diterjang banjir dan longsor pada Selasa (17/2/2026).

( Dokumentasi : Rumah warga Jono, Tancep, Ngawen, Gunungkidul penuh dengan material longsoran berupa lumpur, pohon dan bebatuan, Rabu (18/2/2026), foto bersumber dari Detik )

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa alam memiliki kekuatan yang tak terduga. Kita semua menyampaikan doa terbaik bagi keluarga dan komunitas yang mengalami dampak, serta berharap kondisi cepat berangsur pulih. Semoga upaya pemulihan oleh pemerintah dan masyarakat setempat berjalan lancar sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.