Senin, 11 Agustus 2025. Pukul 11 : 38 WIB
( Berita dikutip dari berbagi sumber )
9 Agustus 2025, Pada pukul 02.00 WITA, derasnya hujan memaksa Sungai Laa meluap dan membanjiri Desa Korololama di Kecamatan Petasia, Morowali Utara. Tidak kurang dari 58 kepala keluarga—atau 232 jiwa—terjebak oleh ketinggian air hingga 50 cm yang menyapu permukiman mereka.

( Dokumentasi : Banjir di desa korololama, foto bersumber dari situs pikiranrakyat )
BPBD Sulteng segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan aparat desa untuk melakukan asesmen dampak dan membantu warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa, namun hujan masih turun dan banjir belum sepenuhnya surut

( Dokumentasi : Banjir di desa korololama, foto bersumber dari situs voi )
Kini, kebutuhan mendesak bukan sekadar bantuan logistik—melainkan pembangunan tanggul darurat (bronjong) dan normalisasi aliran sungai untuk mencegah siklus banjir tahunan
Harapan Yayasan Amal Peduli Nusantara
Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara turut prihatin atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di wilayah Korololama. Kami berharap : banjir bisa segera surut , Tidak ada bencana lainnya, dan penambahan korban ataupun kerusakan. Serta, adanya dukungan dari pemerintah bisa segera sampai ke warga terdampak.

( Dokumentasi : Banjir di desa korololama, foto bersumber dari situs voi )

