Kebakaran Panti Jompo di Manado, 16 Lansia Meninggal Dunia pada Minggu Malam

Selasa, 30 Desember 2025. Pukul 09:21 WIB

( Dokumentasi : Warga membantu evakuasi korban Panti jompo yang berlokasi di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Manado, terbakar pada Minggu (28/12), Foto bersumber dari detik/reuters )

Manado — Musibah kebakaran terjadi di sebuah panti jompo di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu malam hingga dini hari, 28 Desember 2025. Peristiwa tragis ini mengakibatkan 16 orang lanjut usia meninggal dunia, sementara sejumlah penghuni lainnya berhasil diselamatkan.

Kebakaran dilaporkan terjadi saat sebagian besar penghuni panti sedang beristirahat. Api dengan cepat menyebar ke berbagai bagian bangunan, diduga karena material bangunan yang mudah terbakar serta kondisi penghuni panti yang mayoritas memiliki keterbatasan fisik. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera berupaya memberikan pertolongan sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

( Dokumentasi : Warga membantu evakuasi korban Panti jompo yang berlokasi di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Manado, terbakar pada Minggu (28/12), Foto bersumber dari detik/reuters )

Petugas pemadam kebakaran Kota Manado mengerahkan beberapa unit armada untuk memadamkan api. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan. Proses evakuasi dilakukan bersama aparat kepolisian dan relawan setempat, dengan fokus utama menyelamatkan penghuni yang masih berada di dalam bangunan.

Dari hasil pendataan sementara, 16 penghuni panti jompo dinyatakan meninggal dunia. Sebagian korban ditemukan di dalam kamar, diduga tidak sempat menyelamatkan diri akibat kondisi fisik dan cepatnya api menyebar. Sementara itu, beberapa lansia yang selamat langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan pendampingan.

( Dokumentasi : Jenazah korban Panti jompo yang berlokasi di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Manado, terbakar pada Minggu (28/12), Foto bersumber dari detik/reuters )

Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian telah melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi korban, pendataan, serta proses identifikasi jenazah. Pemerintah Kota Manado juga menyiapkan bantuan dan fasilitas sementara bagi para korban selamat, serta memberikan dukungan kepada keluarga korban. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa para lanjut usia di Manado. Kami turut mendoakan agar para korban mendapat tempat terbaik, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, serta para korban selamat diberikan kekuatan dalam masa pemulihan. Harapan kami, dengan adanya evaluasi dan peningkatan pengamanan, peristiwa serupa tidak terjadi kembali di masa mendatang, khususnya di tempat-tempat yang dihuni kelompok rentan seperti lansia.