Kebakaran Hebat di Luwu Timur, 48 Rumah Hangus – 384 Jiwa Harus Mengungsi

Jumat, 29 Agustus 2025. Pukul 15:29 WIB

( Dokumentasi : Kobaran api yang melalap bangunan pemukiman penduduk, foto bersumber dari sarambang )

Luwu Timur, 27 Agustus 2025 – Suasana panik melanda warga Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, saat api besar melalap puluhan rumah di kawasan padat penduduk. Dalam hitungan jam, sebanyak 48 rumah rata dengan tanah dan membuat 384 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Kronologi Kejadian

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Api diduga berasal dari korsleting listrik, lalu cepat membesar karena banyak rumah terbuat dari kayu. Angin kencang yang bertiup di kawasan pesisir Danau Matano membuat api semakin sulit dikendalikan.

Mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Luwu Timur bersama PT Vale dikerahkan. Setelah hampir tiga jam, api akhirnya bisa dipadamkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa, namun ratusan warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, masjid, bahkan kapal feri yang bersandar di dermaga.

Upaya Darurat Pemerintah dan Relawan

( Dokumentasi : Dampak langsung dari kebakaran dengan kondisi rumah-rumah yang terbakar, foto bersumber dari fobiz )

Pemkab Luwu Timur bersama PMI, BPBD, Baznas, Dinsos, Satpol PP, Polres, relawan, dan PT Vale segera mendirikan posko induk di dermaga Danau Matano. Posko dilengkapi tenda pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, instalasi listrik, toilet portabel, hingga musala untuk ibadah warga.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyiapkan bantuan kedaruratan sekitar Rp 1 miliar untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.

Suara dari Lapangan

( Dokumentasi : Suasana di sekitar lokasi pascakebakaran dengan kepulan asap dan puing material, foto bersumber dari editorial9 )

Banyak warga yang kehilangan rumahnya kini hanya membawa pakaian seadanya. Mereka membutuhkan bantuan darurat, terutama makanan, pakaian layak pakai, selimut, perlengkapan bayi, serta dukungan psikologis untuk anak-anak.

Yayasan Amal Peduli Nusantara turut mengucapkan keprihatinan kepada para pedagang yang kehilangan rumahnya. Semoga mereka diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini.