Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Palmerah : 50 Rumah Hangus, 350 jiwa terdampak

Senin, 17 November 2025. Pukul 12:36 WIB

( Dokumentasi : kebakaran di palmerah, Foto bersumber dari situs tvone / dinas gulkarmat )

Palmerah – Sebuah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu sore, 16 November 2025. Api mulai muncul sekitar pukul 16.30 WIB dan berhasil dipadamkan petugas menjelang malam hari.

Sebanyak 50 rumah dilaporkan terdampak. Rumah-rumah tersebut berada di empat RT — 007, 008, 009, dan 010 — yang berada dalam satu kawasan padat di Kelurahan Jatipulo.

Dari data yang dihimpun, 14 warga mengalami luka-luka, mulai dari luka bakar ringan hingga lecet. Korban berasal dari berbagai usia, termasuk anak-anak, yang sempat terkena panas dan percikan api saat berupaya menyelamatkan diri.

( Dokumentasi : Petugas damkar berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Gang Pelita, Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Foto bersumber dari situs Kompas / dinas gulkarmat )

Kebakaran ini juga memaksa sekitar 100 kepala keluarga atau sekitar 350 jiwa meninggalkan rumah mereka. Para warga sementara ditempatkan di lokasi pengungsian terdekat, yaitu Lapangan Taman Jati, di RT 011/RW 04.

Lebih dari 20 unit mobil pemadam bersama ratusan personel gabungan dari Gulkarmat, BPBD, PMI, Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, serta aparat TNI–Polri dikerahkan untuk menangani kebakaran. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah lebih dari dua jam upaya pemadaman intensif.

Dugaan awal pemicu kebakaran adalah korsleting listrik. Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari satu miliar rupiah.

( Dokumentasi : 50 rumah terdampak kebakaran di Palmerah Jakarta Barat, Foto bersumber dari situs Antara )

Di tengah musibah ini, kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam. Semoga para korban yang terluka segera pulih, warga yang kehilangan rumah mendapat penanganan cepat, dan upaya dari instansi terkait dapat berjalan lancar agar kehidupan di lingkungan tersebut bisa kembali stabil secepat mungkin.