Karawang masih Tergenang : 20 Kecamatan Terdampak, Ribuan Rumah Terendam Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026. Pukul 18 : 22 WIB

Image

( Dokumentasi : Bencana banjir di Kabupaten Karawang terus berkembang hingga Sabtu sore, meluas ke sebagian besar wilayah 24 Januari 2026 , Foto bersumber dari situs Antara )

Karawang, Jawa Barat – Bencana banjir di Kabupaten Karawang terus berkembang hingga Sabtu sore, meluas ke sebagian besar wilayah kecamatan akibat meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Air yang terus naik sejak awal pekan telah merendam pemukiman warga, areal pertanian, hingga infrastruktur vital.

Situasi Terkini

  • 20 dari 30 kecamatan di Karawang kini terdampak banjir, meningkat dari sebelumnya 13 kecamatan.
  • Sekitar 9.650 rumah warga telah terendam air di 58 desa/kelurahan yang tersebar di berbagai kecamatan.
  • Status kedua sungai (Citarum & Cibeet) berada di level awas, sehingga warga yang tinggal dekat bantaran diminta segera mengungsi demi keselamatan.
  • Tingginya air di beberapa lokasi mencapai hampir 3 meter, membuat sebagian rumah terendam hingga atap dan memaksa keluarga meninggalkan rumah.

Dampak Banjir Semakin Parah

Image

( Dokumentasi : Banjir karawang yang semakin parah , Foto bersumber dari situs Inews)

Bukan hanya permukiman yang terdampak — banjir juga membawa efek luas terhadap kehidupan warga dan lingkungan:

  • Ribuan hektare sawah terendam, mengancam potensi gagal panen dan ketahanan pangan lokal.
  • Infrastruktur desa seperti akses jalan, sarana pendidikan, tempat ibadah, dan fasilitas publik banyak yang terganggu oleh genangan air.
  • Banyak keluarga harus mengungsi karena rumah mereka tak bisa lagi ditempati akibat tingginya air banjir.

Data Dampak

Berdasarkan laporan dan data resmi:

  • Lebih dari 10.900 kepala keluarga atau sekitar 31.600 jiwa terdampak banjir di Karawang hingga Jumat malam.
  • Ribuan warga kini berada di lokasi yang lebih aman karena kondisi permukiman yang masih terendam.

Faktor Penyebab

Image

( Dokumentasi : Ribuan hektar sawah dan ribuan rumah terdampak banjir , Foto bersumber dari situs VOI )

  • Intensitas hujan yang tinggi di hulu sungai menyebabkan debit air meningkat drastis.
  • Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet yang terus meluap berdampak langsung pada permukiman dan areal persawahan warga.

Turut prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat Karawang. Semoga kondisi segera membaik dan seluruh keluarga yang terdampak dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman. Harap juga kondisi ini menjadi perhatian bagi semua pihak agar dapat pulih secepatnya.