Rabu, 22 Oktober 2025. Pukul 18:29 WIB

( Dokumentasi : arga menyelamatkan barang saat banjir di kawasan Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/10/2025) malam, foto bersumber dari situs Pikiran Rakyat )
SUKABUMI, 21 Oktober 2025 — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sejak Selasa sore hingga malam, disertai angin kencang, menyebabkan sejumlah desa di empat kecamatan terdampak banjir dan longsor. Bencana ini membuat belasan rumah terendam, jalan tertutup material longsor, dan puluhan warga harus mengungsi sementara.
Empat Kecamatan Dilanda Bencana
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, sedikitnya empat kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi ini, yaitu:
- Kecamatan Cisolok – terjadi longsor tebing di Desa Karangpapak yang menimpa rumah warga.
- Kecamatan Jampang Tengah – banjir dan longsor melanda Desa Cijulang dan Bojongtipar, menyebabkan rumah warga dan masjid terendam, serta akses jalan tertutup lumpur.
- Kecamatan Purabaya – luapan Sungai Cibening mengakibatkan banjir hingga setinggi dada orang dewasa, merendam Kampung Muara dan Lembur Tengah, serta merusak tembok penahan tanah di sekitar sekolah dasar.
- Kecamatan Kebonpedes – angin kencang menumbangkan beberapa pohon besar di permukiman warga.
Dampak dan Kerusakan

( Dokumentasi : Banjir dan longsor terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. , foto bersumber dari situs Sukabumiku )
BPBD mencatat setidaknya:
- 12 rumah warga terendam banjir,
- 3 rumah rusak (1 rusak sedang, 2 rusak ringan),
- 1 tembok penahan tanah (TPT) di SD Cisarua rusak akibat tergerus air,
- Beberapa ruas jalan utama tertutup lumpur dan material longsor, termasuk akses Purabaya–Sagaranten yang sempat lumpuh.
Total terdapat 18 kepala keluarga atau sekitar 23 jiwa yang terdampak langsung. Beberapa di antaranya harus mengungsi karena rumah mereka terendam air dan lumpur. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka berat.
Aksi Cepat Petugas dan Warga

( Dokumentasi : Petugas P2BK ditengah banjir akibat sungai meluap di Purabaya, Kabupaten Sukabumi, foto bersumber dari situs Sukabumiupdate/P2BK )
Tim BPBD bersama perangkat desa, TNI, dan relawan segera turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga, membersihkan material longsor, dan memastikan akses jalan kembali terbuka. Bantuan darurat seperti makanan siap saji dan kebutuhan dasar juga mulai disalurkan kepada warga terdampak.
Sementara itu, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor, terutama bagi yang tinggal di bantaran sungai dan daerah perbukitan. Curah hujan tinggi yang masih terjadi berpotensi menambah risiko bencana.
Harapan dan Kepedulian

( Dokumentasi : Longsor di jalan provinsi ruas Sukabumi – Sagaranten, foto bersumber dari situs Sukabumiupdate/P2BK )
Bencana ini kembali mengingatkan kita pentingnya kepedulian dan kesiapsiagaan bersama. Hujan deras yang hanya berlangsung beberapa jam mampu membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat pedesaan yang tinggal di daerah rawan.
Yayasan Amal Peduli Nusantara turut mendoakan semua warga Sukabumi yang terdampak banjir dan longsor. Semoga tidak terjadi penambahan korban kerusakan dan ada bantuan cepat dari pemerintah setempat.

