Selasa, 13 Januari 2026. Pukul 12 : 03 WIB

( Dokumentasi : Pengendara motor melintasi banjir di Kemayoran, Jakarta, Senin (12/1/2026), Foto bersumber dari situs Antara )
Hujan deras sejak dini hari pada Senin, 12 Januari 2026 mengubah wajah sejumlah kawasan di Jakarta menjadi genangan air yang luas. Curah hujan tinggi yang tak kunjung reda sejak pagi membuat permukiman, ruas jalan utama, dan puluhan RT di ibu kota terendam air setinggi puluhan hingga hampir seratus sentimeter.
Daerah Terdampak Luas — Dari Selatan ke Utara
Banjir kali ini tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi tersebar di berbagai wilayah Jakarta:
- Jakarta Selatan dan Jakarta Utara menjadi wilayah utama yang terdampak genangan air. Di banyak titik, jalan-jalan utama dan rukun tetangga (RT) tergenang hingga hampir 1 meter.
- BPBD DKI Jakarta mencatat puluhan ruas jalan dan ratusan RT yang mengalami banjir dan genangan air sepanjang hari itu.
Warga yang melintas terpaksa berjalan melewati air, sementara beberapa pemotor harus menuntun kendaraannya karena ketinggian air yang menghambat perjalanan.
Ribuan Warga Mengungsi dan Terjebak Banjir

( Dokumentasi : Petugas mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir di Jakarta, Foto bersumber dari situs Antara )
Banjir yang meluas membuat banyak rumah tidak dapat ditempati sementara waktu. Data dari BPBD mencatat:
- Lebih dari 2.000 jiwa dari ratusan Kepala Keluarga (KK) terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Beberapa warga dari wilayah seperti Kamal dan Tegal Alur (Jakarta Barat) diungsikan ke tempat aman seperti masjid dan rusun.
- Di sejumlah lokasi lain, seperti Kelapa Gading dan Cilincing (Jakarta Utara), warga harus bertahan di titik-titik pengungsian karena air belum surut sepenuhnya.
- Hingga Selasa siang setelah kejadian, masih terdapat ratusan warga yang tetap berada di pengungsian karena genangan belum sepenuhnya hilang.
Dampak di Lingkungan: Rumah, Jalan, dan Aktivitas Terganggu
Genangan air lebih dari sekadar gangguan — ia memengaruhi kehidupan sehari-hari:
- Rumah-rumah warga di kawasan rendah menjadi basah dan beberapa barang terendam.
- Arus lalu lintas di banyak ruas jalan terhambat, memaksa pengendara menunggu atau memilih jalur lain.
- Aktivitas sekolah dan kerja pagi banyak yang terganggu karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan dilewati seperti biasa.
Harapan dan Doa untuk Pemulihan

( Dokumentasi : Kendaraan roda dua mengalami mati mesin akibat nekat menerobos genangan, Foto bersumber dari situs metrotvnews )
Peristiwa ini menjadi pengingat kuat bahwa cuaca ekstrem dapat membawa dampak nyata bagi warga kota. Kami di Yayasan Amal Peduli Nusantara turut prihatin atas dampak banjir ini kepada keluarga dan tetangga di Jakarta yang terdampak banjir. Semoga proses pemulihan dapat berjalan cepat, dan semoga warga yang berjuang melewati hari-hari ini memperoleh kekuatan serta perlindungan.
Data terbaru menunjukkan beberapa lokasi pengungsian masih aktif, dan pemerintah serta instansi terkait terus memantau genangan dan membantu memulihkan kondisi lingkungan terdampak.

