Hujan Deras 3 Hari, Banjir merendam Puluhan Titik di Bali

Sabtu, 28 Februari 2026. Pukul 10 : 53 WIB

( Dokumentasi : Suasana banjir di Bali, foto bersumber dari situs kumparan )

Bali – Bali kembali dilanda banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi pada 24–26 Februari 2026. Sejumlah wilayah seperti Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan terdampak genangan air, sementara beberapa daerah juga mengalami longsor dan pohon tumbang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan peringatan cuaca ekstrem hingga 26 Februari 2026, menyusul hujan deras yang berlangsung beberapa hari berturut-turut. Bencana hidrologi berupa banjir, longsor, dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di berbagai titik di Bali.

Banjir Rendam Kawasan Permukiman dan Wisata

Banjir terjadi di puluhan titik di wilayah Denpasar dan Badung dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 80 sentimeter, bahkan di beberapa lokasi lebih tinggi.

Kawasan wisata seperti Legian dan Kuta ikut terdampak. Air setinggi lutut orang dewasa menggenangi jalan dan permukiman sehingga aktivitas warga terganggu dan kendaraan sulit melintas.

Sebagian warga dan wisatawan sempat dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Sekitar 350 orang mengungsi sementara akibat banjir yang terjadi.

Selain permukiman warga, beberapa hotel dan vila wisata juga terdampak genangan air. Bahkan puluhan wisatawan harus dievakuasi dari hotel karena air masuk ke area penginapan.

Banjir juga menyebabkan gangguan transportasi, termasuk beberapa penerbangan yang dialihkan dan ditunda akibat cuaca buruk.

Dampak Kejadian

( Dokumentasi : Sejumlah anak bermain di tengah banjir di Denpasar, Bali, foto bersumber dari situs ANTARA )

Beberapa dampak yang dilaporkan antara lain:

  • Sekitar 350 orang mengungsi sementara
  • Puluhan titik banjir di Denpasar dan Badung
  • Jalan utama dan permukiman tergenang air
  • Hotel dan kawasan wisata terdampak
  • Beberapa penerbangan mengalami penundaan dan pengalihan
  • Terjadi longsor dan pohon tumbang di sejumlah wilayah

Hingga laporan terakhir, tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian ini.

Penanganan dan Harapan

Petugas BPBD bersama aparat dan relawan telah melakukan penanganan di lokasi terdampak, termasuk membantu evakuasi warga dan membersihkan area yang terendam banjir.

Yayasan Amal Peduli Nusantara turut menyampaikan rasa prihatin atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Bali. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kondisi dapat segera pulih seperti semula.

Diharapkan penanganan yang dilakukan pemerintah dan pihak terkait dapat membantu masyarakat kembali beraktivitas dengan normal serta kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.