Kamis, 8 Januari 2026. Pukul 12:12 WIB

( Dokumentasi : Banjir Rendam Ratusan Rumah di pesawaran, lampung, Foto bersumber dari situs teropongindonesia )
Pesawaran, Lampung — Curah hujan tinggi yang turun sejak awal pekan membuat sejumlah wilayah di Indonesia kembali menghadapi banjir. Salah satunya terjadi di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, yang terdampak banjir pada 5–7 Januari 2026.
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir melanda dua desa di Kecamatan Way Khilau, yaitu Desa Mada Jaya dan Desa Penengahan. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang turun sejak dini hari Senin, 5 Januari 2026, sehingga air meluap dan masuk ke kawasan permukiman warga.
Ratusan Rumah Tergenang
Hingga 7 Januari 2026, tercatat sekitar 320 rumah warga terendam banjir. Ketinggian air bervariasi di setiap lokasi.
Di Desa Mada Jaya, genangan air sempat mencapai sekitar 70 sentimeter, sementara di Desa Penengahan air menggenangi rumah warga hingga sekitar 30 sentimeter.
Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, banjir ini tetap berdampak pada aktivitas harian masyarakat. Akses jalan lingkungan terganggu, dan sebagian warga harus membatasi aktivitas di luar rumah selama air belum sepenuhnya surut.
Kondisi Hingga 7 Januari

( Dokumentasi : Banjir Terjang Kabupaten Pesawaran, Lampung, Ratusan Warga Terdampak, Foto bersumber dari situs Tvrinews )
Pada Selasa hingga Rabu (6–7 Januari 2026), genangan air di beberapa titik mulai berangsur surut, terutama di Desa Penengahan. Namun di Desa Mada Jaya, air masih terlihat menggenang di sejumlah lokasi, meskipun perlahan menurun.
BPBD Kabupaten Pesawaran terus melakukan pemantauan lapangan, pendataan dampak, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau dan penanganan berjalan dengan baik.
Bagian dari Bencana Hidrometeorologi Awal Tahun
BNPB menyebutkan bahwa banjir di Pesawaran merupakan bagian dari bencana hidrometeorologi basah yang banyak terjadi di berbagai daerah Indonesia pada awal Januari 2026. Intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor utama terjadinya genangan di wilayah rawan banjir.
Doa dan Harapan
Kami turut prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat di Kabupaten Pesawaran. Banjir yang datang di awal tahun tentu menjadi ujian bagi warga yang terdampak.
Semoga air segera surut sepenuhnya, aktivitas masyarakat dapat kembali normal, dan upaya penanganan serta pemulihan dari pemerintah berjalan cepat dan tepat, sehingga warga dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman.

