Sabtu, 21 Februari 2026. Pukul 18 : 36 WIB
Di usia yang tak lagi muda, mereka masih harus berjuang sendiri untuk bertahan hidup. Di tengah keterbatasan itu, bantuan sederhana menjadi penguat harapan.
Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada dua lansia di wilayah Tangerang yang selama ini hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas.

Bantuan sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok sehari-hari, antara lain beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit Regal. Paket ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan mereka dalam beberapa waktu ke depan.


Penerima pertama adalah Ibu Arni (61 tahun). Ia tinggal bersama cucunya, sementara keempat anaknya berada jauh dan belum mampu membantu secara ekonomi. Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Ibu Arni bekerja sebagai tukang cuci dan gosok pakaian. Di usianya yang sudah lanjut, ia tetap bekerja demi memastikan dirinya dan sang cucu bisa makan setiap hari.


Penerima kedua adalah Ibu Asih (59 tahun). Ia hidup seorang diri setelah suaminya dan anaknya meninggal dunia. Tanpa keluarga yang mendampingi, Ibu Asih bertahan hidup dari hasil memulung dan sesekali dibantu oleh warga sekitar. Kondisinya yang sebatang kara membuatnya sangat rentan secara ekonomi maupun sosial.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh tim Yayasan Amal Peduli Nusantara sebagai bentuk kepedulian nyata kepada lansia yang membutuhkan perhatian lebih. Kehadiran tim bukan hanya membawa sembako, tetapi juga dukungan moral agar mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi kehidupan.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi para lansia yang hidup dalam keterbatasan. Bantuan mungkin tidak menyelesaikan semua masalah, tetapi dapat meringankan beban dan memberi kekuatan untuk terus melangkah.

