Selasa, 7 April 2026. Pukul 15 : 23 WIB
Tidak semua orang memiliki masa tua yang tenang.
Di wilayah Salembaran, Tangerang, ada dua lansia yang masih harus bekerja keras setiap hari demi bisa makan dan bertahan hidup.
Melihat kondisi tersebut, Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, terdiri dari:
beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit Regal.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan sedikit meringankan beban hidup mereka.
Ali (70 Tahun)
Di usia 70 tahun, Ali masih harus memulung bersama istrinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pekerjaan tersebut menjadi satu-satunya cara bagi mereka untuk bertahan hidup.


Keempat anaknya juga hidup dalam kondisi sulit, sehingga tidak mampu memberikan bantuan secara rutin.
Di usia yang seharusnya bisa beristirahat, Ali justru masih harus bekerja keras setiap hari.
Oey Yang Nio (70 Tahun)
Oey Yang Nio menjalani hidup di usia senja tanpa suami yang telah lebih dulu meninggal dunia. Ia tidak memiliki anak kandung, dan kini tinggal bersama anak angkatnya yang juga telah kehilangan suami.


Untuk bertahan hidup, Oey Yang Nio tetap bekerja sebagai pemulung.
Dengan kondisi yang serba terbatas, ia tetap berusaha menjalani hari demi hari dengan apa yang ada.
Bantuan yang Sederhana, Namun Berarti
Bantuan sembako yang diberikan mungkin terlihat sederhana.
Namun bagi Ali dan Oey Yang Nio, ini adalah bentuk kepedulian yang nyata.
Setidaknya untuk beberapa waktu ke depan, kebutuhan dasar mereka dapat terbantu.
Masih Banyak yang Membutuhkan
Kisah ini bukan satu-satunya.
Masih banyak lansia di sekitar kita yang harus tetap bekerja keras di usia tua karena keterbatasan ekonomi dan kurangnya dukungan keluarga.
Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berupaya hadir dan membantu mereka yang membutuhkan, melalui langkah nyata yang bisa dilakukan.
Penutup
Semoga bantuan ini dapat membawa manfaat dan memberikan sedikit kelegaan bagi para penerima.
Karena di tengah keterbatasan, perhatian kecil tetap memiliki arti yang besar.

