Sabtu, 7 Februari 2026. Pukul 16: 29 WIB

( Dokumentasi : Angin kencang merusak beberapa rumah penduduk di blitar, foto bersumber dari situs facebook blitarkita )
Blitar – Angin kencang melanda wilayah Blitar pada Sabtu, 7 Februari 2026, menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta memicu kepanikan di beberapa titik permukiman. Peristiwa ini terjadi saat cuaca ekstrem disertai hujan dan angin bertiup cukup kuat di sejumlah wilayah kota maupun kabupaten.
Berdasarkan laporan lapangan, pohon tumbang akibat terpaan angin menimpa bangunan warga, termasuk teras rumah di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar. Kerusakan terjadi pada bagian atap dan struktur ringan bangunan.
BPBD dan pemerintah setempat langsung turun melakukan assessment serta penanganan awal, termasuk membersihkan pohon tumbang dan mendata dampak kerusakan rumah warga. Sejumlah atap rumah dan fasilitas lingkungan dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Dampak Kerusakan
- Beberapa rumah warga rusak akibat tertimpa pohon dan terpaan angin kencang.
- Kerusakan dominan terjadi pada bagian atap, teras, dan bangunan ringan.
- Lingkungan permukiman sempat terganggu karena material pohon dan puing.
- Aparat bersama warga melakukan pembersihan serta pendataan.
Warga dan Jiwa Terdampak
- Warga di lokasi kejadian sempat panik saat angin kencang terjadi.
- Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa Sabtu tersebut.
- Aktivitas warga sempat terganggu, terutama di area yang tertimpa pohon.
Pemerintah daerah bersama BPBD bergerak cepat melakukan pendataan dan penanganan, serta menyiapkan bantuan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Upaya pembersihan lingkungan dan perbaikan darurat juga dilakukan bersama masyarakat setempat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama saat hujan deras dan angin kencang berlangsung.
Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa warga Blitar. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, pemulihan berjalan cepat, bantuan pemerintah dapat tersalurkan dengan baik, dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

