Sabtu, 8 November 2025. Pukul 09:38 WIB

( Dokumentasi : Koramil dan BPBD Salatiga Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang di Sidorejo, Foto bersumber dari situs Besoklagi )
Morotai, Maluku Utara – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah timur Indonesia. Hujan lebat disertai angin kencang pada Jumat pagi (7/11) mengguncang Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Akibatnya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 87 kepala keluarga terdampak di tujuh desa yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Morotai Utara dan Morotai Jaya.

( Dokumentasi : Warga bersama relawan mulai melakukan pembersihan pascabencana, Foto bersumber dari situs Narasitimur )
Rincian dampaknya cukup memprihatinkan:
- 82 rumah rusak ringan
- 3 rumah rusak sedang
- 3 rumah rusak berat
- 1 kantor camat juga ikut terdampak
Tiga keluarga tercatat harus mengungsi karena rumah mereka tidak lagi layak ditinggali.
“Angin datang tiba-tiba. Atap rumah beterbangan, beberapa pohon tumbang menimpa bangunan,” ujar salah satu warga Desa Sopi.

( Dokumentasi : Atap rumah beterbangan, sejumlah bangunan rusak ringan hingga berat, Foto bersumber dari situs Halmahera post )
Tim BPBD Pulau Morotai bergerak cepat melakukan pendataan dan membantu warga memperbaiki kerusakan ringan. Meski tidak ada korban jiwa, kondisi ini membuat warga cemas, apalagi cuaca di wilayah kepulauan sering berubah secara mendadak.
Harapan bagi mereka yang terdampak

( Dokumentasi : Beberapa rumah di Morotai Jaya kehilangan atap, warga mulai membersihkan puing-puing rumah, Foto bersumber dari situs Haliyora )
Sebagian warga kini masih memperbaiki rumah dengan peralatan seadanya. Bencana bisa terjadi kapan saja dan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan turut prihatin kepada semua warga yang terdampak bencana cuaca ekstrem di morotai. Semoga bisa terjadi pemulihan cepat dan segera ada bantuan cepat dari instansi setempat.

